21 April 2022, 19:41 WIB

Fans Ferrari Menantikan Taji Leclerc di GP Italia


Dhika Kusuma Winata | Olahraga

AFP
 AFP
Pembalap tim Ferrari, Charles Leclerc, melambaikan tangan kepada para fans di GP Australia.

TIM Ferrari bakal mendapat sorotan tinggi pada seri Formula 1 GP Emilia Romagna di Sirkuit Imola, Italia, pada akhir pekan ini. 

Para penggemar fanatik Ferrari atau Tifosi, diperkirakan siap memenuhi Sirkuit Imola demi menantikan taji Charles Leclerc. Tepatnya, setelah Leclerc sukses naik podium di masing-masing tiga seri balap pembuka F1 musim ini.

Di awal musim, Ferrari memberi sinyal bakal bersaing untuk memperebutkan gelar, setelah beberapa tahun terakhir tak mampu kompetitif dengan Mercedes dan Red Bull Racing.

Sepanjang tiga seri balap pembuka, tim berlogo Kuda Jingkrak itu membuktikan jet darat F1-75 yang dikendarai Leclerc dan Carlos Sainz, lebih cepat dan andal dari dua rivalnya tersebut.

Baca juga: Charles Leclerc Tercepat di GP Australia

"Saya pikir kami bekerja keras dan menempatkan banyak prioritas pada 2022. Saya tahu tim ini adalah tim yang hebat. Kami meningkatkan diri dibandingkan musim lalu," ungkap Bos Ferraris Mattia Binotto.

Leclerc kini berada di posisi pertama klasemen dengan 71 poin, sedangkan Sainz di tempat ketiga dengan 33 poin. Pembalap asal Monako itu dalam performa gemilang, setelah pada GP Australia menorehkan 'grand slam' menguasai pole position. Dia memenangi balapan dan mencatatkan waktu putaran tercepat.

Balapan di Sirkuit Imola juga membuka kesempatan bagi para pembalap untuk memanen poin tambahan. Pasalnya, sprint race akan kembali digelar dan menawarkan delapan poin bagi pemenangnya.

Baca juga: Hulkenberg Ingin Kembali Tampil Reguler di Formula 1

Di kubu Red Bull, mentalitas dan kesabaran sang juara bertahan, Max Verstappen, bakal diuji di Sirkuit Imola. Dari tiga seri yang berlangsung, Verstappen sukses memenangi GP Arab Saudi di Jeddah. Namun, dia gagal finis (DNF) di Bahrain dan Australia akibat kendala teknis.

Rekan Verstappen, Sergio Perez, juga mengalami persoalan yang sama di Bahrain. Akan tetapi, kendala teknis itu berhasil diselesaikan pada dua seri berikutnya. Tak ayal, isu keandalan mobil Verstappen pun menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan tim Red Bull.

Di kubu Mercedes, para mekanik bekerja lembur di tengah masa libur Paskah demi mengejar ketertinggalan. Pembalap Mercedes di seri pembuka berhasil mencuri podium, meskiPUN performa mobil W13 masih dirasa kalah cepat dari Ferrari dan Red Bull.(AFP/OL-11)

 

BERITA TERKAIT