13 April 2022, 15:40 WIB

Angkat Besi Indonesia Waspadai Thailand di SEA Games


Basuki Eka Purnama | Olahraga

ANTARA/Hafidz Mubarak A
 ANTARA/Hafidz Mubarak A
Para lifter berlatih di Pelatnas angkat besi di Mess Kwini, Jakarta.

TIM angkat besi Indonesia mewaspadai comeback Thailand pada SEA Games 2021 Vietnam setelah 'Negeri Gajah Putih' itu dinyatakan terbebas dari sanksi doping sehingga diperbolehkan untuk kembali berkompetisi dalam multievent internasional.

Angkat besi Thailand belum pernah tampil lagi di kompetisi internasional, termasuk SEA Games 2019 Filipina karena temuan rentetan kasus doping yang menjerat para lifter. 

Seluruh atlet angkat besi Thailand juga dilarang mengikuti Olimpiade Tokyo 2020 karena kasus serupa.

Baca juga: Mutiara Makin Percaya Diri Jelang SEA Games Hanoi

Namun, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Djoko Pramono mengatakan sanksi Thailand kini sudah dicabut dan mereka dipastikan bakal menjadi lawan berat Indonesia.

"Untuk SEA Games kami tidak bisa main-main karena kita masuk ke kandang macan. Vietnam itu kandang macan angkat besi. Lalu Thailand juga sudah dicabut sanksi dopingnya, itu juga 'macan' angkat besi," ungkap Djoko ditemui di sela-sela kegiatan Pelatnas Angkat Besi di Jakarta, dikutip Rabu (13/4).

Selain Thailand, tim Indonesia juga mewaspadai kekuatan tuan rumah di SEA Games yang akan dihelat di Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei nanti.

Pada edisi sebelumnya, di SEA Games 2019 Filipina, Vietnam menjadi juara umum cabang olahraga angkat besi dengan mengumpulkan empat emas, lima perak, dan satu perunggu, mengungguli Indonesia yang finis di posisi kedua klasemen perolehan medali.

Meski demikian, Djoko tetap optimistis Windy Cantika dan kawan-kawan dapat memberikan hasil terbaik di SEA Games nanti karena mereka telah ditempa di pelatnas yang digelar secara berkelanjutan.

"Jadi, nanti Windy Cantika dan kawan-kawan mungkin juga ada lawan-lawan yang cukup berat. SEA Games meski sasaran antara, jangan main-main. Kami serius mempersiapkannya karena tidak ada lawan yang enteng," tutur dia.

Sebanyak 13 atlet, termasuk lifter senior Eko Yuli Irawan diterjunkan dalam multievent dua tahunan tersebut.

Menanggapi persaingan di SEA Games, Eko juga menyatakan pernyataan serupa. Atlet berusia 32 tahun itu juga mewaspadai kembalinya tim angkat besi Thailand setelah absen sekian lama.

"Untuk peta kekuatan saya belum tahu karena Thailand selama ini belum muncul lagi. Tapi performa saya sudah 85% untuk SEA Games," ujar dia. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT