08 April 2022, 12:54 WIB

Rivalitas Papan Atas Moto-GP Kian Cair


Dhika Kusuma Winata | Olahraga

AFP/Juan M
 AFP/Juan M
Pembalap MotoGP

KOMPETISI jajaran teratas Moto-GP di awal musim 2022 ini merata dan kerap diwarnai kejutan. Dari tiga seri balap pembuka yang sudah berjalan, sembilan rider berbeda merengkuh podium. Hal itu terakhir kali terjadi pada 1952.

"Ini sebuah kekacauan, ini akan menjadi tahun yang sangat menarik. Ini waktu yang tepat untuk menjadi pembalap Moto-GP tetapi juga waktu yang tepat untuk menjadi penonton," kata pembalap KTM Brad Binder, yang meraih posisi runner-up di GP Qatar.

Gelaran GP Amerika Serikat di Austin, Texas, akhir pekan ini, juga diprediksi akan memunculkan suguhan berbeda. Juara dunia Moto-GP enam kali Marc Marquez bakal kembali tampil setelah absen dua kali pascakecelakaan di GP Indonesia.

Balapan yang memasuki seri keempat akan menentukan arah persaingan ke depan. Di klasemen sementara, posisi pertama diduduki pembalap Aprilia Aleix Espargaro, yang mencatatkan kemenangan bersejarah pada GP Argentina.

Brad Binder di urutan kedua sedangkan posisi ketiga ditempati pemenang GP Qatar, Enea Bastianini. Juara musim lalu Fabio Quartararo ada di urutan kelima sedangkan pemenang GP Indonesia Miguel Oliveira di posisi ketujuh.

Quartararo yang berambisi mempertahankan gelar musim ini menyadari persaingan makin ketat dan ia ingin tampil lebih ngotot.

Baca juga: Negatif Covid-19, Nakagami Siap Berlaga di MotoGP Argentina

Pembalap berkebangsaan Prancis itu belum mencicipi lagi kemenangan sejak terakhir kali di Sirkuit Silverstone, Inggris, Agustus 2021.

"Kali ini kami tiba di sini (Amerika) dalam situasi yang sama sekali berbeda dan pola pikir yang berbeda. Tahun lalu, saya selalu berusaha untuk menang, tetapi saya juga berusaha untuk tetap memimpin di kejuaraan. Sekarang, kami harus tampil lebih menyerang," ucap Quartararo.

Marquez yang tercatat sebagai langganan juara di GP Amerika Serikat kali ini tak mau mematok target tinggi. Ia mengakui kecelakaan besar yang dialami di Sirkuit Mandalika, Lombok, sempat menurunkan rasa percaya dirinya.

Marquez mengatakan sebenarnya berkesempatan tampil pada GP Argentina namun merasa kehilangan motivasi. Kini, Marquez merasa gairahnya sudah kembali lagi.

"Setelah cedera, minggu pertama saya berkata pada diri sendiri saya tidak ingin mengambil risiko Moto-GP ini lagi dan cedera lagi. Tapi seminggu setelahnya, gairah ini, adrenalin ini, kembali muncul mengambil alih," ucapnya.(AFP/Crash/OL-5)

BERITA TERKAIT