07 April 2022, 20:35 WIB

Ada Kendala Anggaran, Catur Tetap Targetkan Juara Umum di SEA Games


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Antara
 Antara
Sejumlah pecatur berlatih dalam pelatnas di Bekasi, Jawa Barat.

PENGURUS Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) mengungkapkan bahwa persiapan para atlet menuju SEA Games Vietnam mengalami sedikit hambatan.

Sebab, anggaran pelatihan nasional (pelatnas) dari pemerintah untuk cabang olahraga catur tak kunjung turun. Hal itu diutarakan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem.

Hingga saat ini, pihaknya hanya melakukan pelatihan teori dan praktek, dengan uji coba pertandingan yang minim. Padahal menurutnya, uji tanding menjadi hal yang penting untuk mengasah keterampilan para atlet.

Baca juga: Incar Tiga Emas di SEA Games, Jujitsu Datangkan Pelatih dari Brasil

"Kita kalau pelatnas sebenarnya sudah dari tahun lalu. Kita jalan terus dan rutin melakukan kelas teori maupun praktek. Cuman kita agak terhambat, karena anggaran sama sekali belum keluar tahun ini," jelas Kristianus di lokasi Pelatnas PB Percasi, Kamis (7/4).

Sebenarnya, lanjut dia, pihaknya sudah merencanakan sejumlah uji tanding ke luar negeri. Misalnya, ke Islandia, Australia hingga Tiongkok. Namun, rencana tersebut belum bisa dilakukan, karena keterbatasan anggaran.

Grand Master Indonesia, Irene Kharisma Sukandar, yang sudah telanjur membuat visa Islandia, terpaksa mengocek dana pribadi untuk melakukan uji tanding di negara tersebut.

"Rencana awal, kita mau ke Islandia, karena mau ada Reykjavic Open. Ke Eropa kan pasti butuh dana besar, karena anggaran gak ada, jadinya kita batal. Tapi, ada satu atlet (Irene) jalan sendiri dengan uang pribadi," papar Kristianus.

Baca juga: GM Utut Adianto Kembali Pimpin Percasi

Dengan kondisi tersebut, PB Percasi pun menyiasati dengan menggelar try-in di Bali pada 18-25 April. Para atlet SEA Games Vietnam akan melakukan uji tanding dengan sang pelatih asal Rusia, yakni GM Ruslan Shcherbakov, serta beberapa pecatur lokal.

"Harapan kita satu-satunya try-in ini. Semoga bisa berjalan dengan baik. Uji coba ini penting sekali untuk membuat atlet menemukan irama berpikirnya," imbuhnya.

Berkaca dari keberhasilan Indonesia menyabet juara umum pada cabang olahraga catur di SEA Games Filipina lalu, Kristianus menilai hal itu dapat diraih karena program uji tanding. Oleh karena itu, program try-in di Bali menjadi bekal penting bagi atlet sebelum berlaga di SEA Games Vietnam.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT