05 April 2022, 11:27 WIB

Tim Indonesia Raih 6 Medali di ASEAN Taekwondo Championsihip


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN
 AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN
Atlet Taekwondo Indonesia berlatih menggunakan masker.

TIMNAS Taekwondo Indonesia sukses memboyong 6 medali di Kejuaraan Internasional 15th ASEAN Taekwondo Championship 2022 di Ho Chi Minh City, Vietnam, yang beralngsung 1-3 April 2022.

Atlet Taekwondo Indonesia meraih 1 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Mereka turun di 6 kelas kyorugi (Tarung) di enam kelas berbeda.

Medali emas dipersembahkan Ossanando Naufal Khairudin, yang menjadi juara putra U-74 kg. Tiak hanya menang di final, ia juga menang telak dari tuan rumah Vietnam dengan skor 25 – 4.

Baca juga: 23 Atlet Taekwondo Masuk Pelatnas Persiapan SEA Games 2022

Tiga medali perak, diraih Silvana Lamada pada kelas putri U-67 kg, Dinda Putri Lestari pada kelas putri U-73 kg, dan Nicholas Armanto pada kelas putra U-87 kg.

Sementara dua medali perunggu diperoleh Kenny Rafael pada kelas putra U-63 kg dan Glorya Rinny Keleyen di kelas putri U-53 kg.

Atas perolehan prestasi yang membanggakan tersebut, Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengucapkan selamat dan apresiasi.

"Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya mengucapkan selamat kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bertugas dengan baik. Terimalah apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, ofisial dan juga Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI)," kata pria yang pernah memimpin PBTI dalam keterangan persnya, Selasa (5/4).

Lebih lanjut, Marciano menyebutkan, keberhasilan ini harus menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk dapat mendulang prestasi lebih banyak lagi, terlebih Teakwondo Indonesia kini masuk sebagai cabang prioritas Desain Besar Olahraga Nasional.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi agar berlatih lebih keras lagi. Semoga prestasi Taekwondo Indonesia, sebagai salah satu cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) terus meningkat," tuturnya.

Marciano berharap dengan prestasi yang konsisten, bukan tidak mungkin bila Teakwondo dapat menjadi lumbung medali Indonesia pada Olimpiade di masa depan.

"Dengan peningkatan serta prestasi yang konsisten, suatu hari nanti, Taekwondo pasti menjadi lumbung medali Indonesia pada Olimpiade," tukasnya. (KONI/OL-1)

BERITA TERKAIT