31 March 2022, 20:12 WIB

Kekuatan Vietnam di Angkat Besi Sulit Dipetakan


Antara | Olahraga

MI/ROMMY PUJIANTO
 MI/ROMMY PUJIANTO
Atlet angkat besi Deni, Jawa Barat, kelas 69kg berlatih di Sekretariat PABBSI, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (4/2/2013).

PELATIH tim angkat besi Indonesia Dirja Wihardja mengaku kurang mengetahui kekuatan Vietnam di cabang angkat besi. Pasalnya, Vietnam jarang mengikuti kompetisi sebelum SEA Games 2021 bergulir di negara tersebut pada Mei besok.

"Vietnam dari peta kekuatan belum kirim-kirim atlet dalam satu tahun belakangan ini. Jadi kami buta, apalagi mereka tuan rumah, pasti mereka latihannya lebih bagus lagi," kata Dirja baru-baru ini.

Selain Vietnam, lawan berat untuk Indonesia, lanjut Dirja, adalah Thailand. "Mereka sudah menyelesaikan scouting doping. Jadi Thailand dan Vietnam ini yang akan menjadi lawan berat kita," ujar Dirja menambahkan.

Baca juga: PABSI Harap IOC Pertimbangkan Pencoretan Angkat Besi dari Olimpiade

Sejauh ini, Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) tengah mempersiapkan 16 atlet, namun kata Dirja yang tampil pada SEA Games pada Mei nanti berjumlah 13.

"Terkait target makin ke sini makin berat. Kami fokus untuk kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Sedangkan SEA Games Hanoi ini adalah batu loncatan," ujar Dirja.

Angkat besi menjadi cabang olahraga andalan Indonesia dalam berbagai multievent. Pada SEA Games edisi sebelumnya di Filipina pada 2019, tim angkat besi Indonesia berada di urutan kedua dalam klasemen perolehan medali dengan empat emas, satu perak, lima perunggu. (R-3)

BERITA TERKAIT