19 March 2022, 17:48 WIB

Jangan Sekadar CSR, ATPM Diminta Lakukan Pembinaan Pembalap


Budi Ernanto | Olahraga

AFP/KARIM JAAFAR
 AFP/KARIM JAAFAR
Ilustrasi - Pembalap tim WithU RNF Yamaha, Andrea Dovizioso.  

DIREKTUR Pertamina Mandalika SAG Team Kemalsyah menegaskan bahwa pembinaan prestasi olahraga balap motor tidak lah mudah. Dia pun menilai pembinaan di Tanah Air tidak berjalan.

"Selama 25 tahun terakhir, tak ada pembinaan apa-apa. Kalau dipelajari, pembinaan motor dari klub kecil di Eropa sudah sangat berbeda (dengan di Indonesia)," kata Kemalsyah Nasution baru-baru ini.

Baca juga: AHM Ingin Manfaatkan Sirkuit Mandalika Jadi Tempat Pembinaan Pembalap Usia Dini 

"Kita harus bangun akademi, motornya juga sudah harus Mini-GP. Memang di Indonesia banyak kejuaraan, tapi pakai motor bebek. Tidak bisa dipungkiri, enggak bisa pakai itu," kata dia lagi.

Saat ini, kata Kemalsyah lagi, kalau pun ada Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) yang memiliki program pendidikan untuk pembalap, itu belum ada yang maksimal.

"Lagian mereka itu perusahaan asing. Kalau pun ada (pendidikan pembalap usia dini), terkait program CSR," kata Kemalsyah.

Lebih lanjut, Kemalsyah ingin hadirnya Pertamina dan Mandalika di SAG Team bisa memacu ATPM untuk serius membuat Indonesia memiliki para pembalap yang bertaraf dunia. "Jadi tidak sekadar pikirannya CSR saja," kata Kemalsyah. (OL-6)

BERITA TERKAIT