15 March 2022, 23:12 WIB

Pol Espargaro Berpeluang Besar Juara di Mandalika


Widhoroso | Olahraga

 AFP/KARIM JAAFAR
  AFP/KARIM JAAFAR
Pembalap Repsol Honda Pol Espargaro

HASIL tes pramusim di Sirkuit Mandilika, Februari lalu menjadi modal besar Pol Espargaro untuk meraih kemenangan di MotoGP Indonesia. Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB akan menjadi tuan rumah balapan seri kedua MotoGP 2002 pada 20 Maret mendatang.

Kemenangan di Mandalika akan menjadi kemenangan perdana Espargaro musim balap tahun ini. Di seri pertama yang berlangsug di Qatar, pembalap Spanyol itu tampil luar biasa dengan memimpin sepanjang 7 lap. Namun, ia hanya mampu mengakhiri balapan di posisi tiga.

"Saya sangat menantikan tampil Mandalika. Para penggemar sudah luar biasa di sana selama tes dan saya hanya bisa membayangkan seperti apa balapan nanti," jelasnya pembalap Repsol Honda itu.

Namun, pangaspalan ulang lintasan Sirkuit Mandalika serta perubahan aturan soal ban, menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap. Dapat dipastikan, dua hal itu akan menjadikan kondisi lomba nanti akan sangat berbeda dibanding saat tes pramusim bulan lalu.

"Kami datang di momen yang bagus dengan performa di Qatar. Kami juga menjalani tes yang bagus sebelumnya di Mandalika, tetapi banyak yang telah berubah sejak saat itu," jelasnya.

"Kami harus melihat seperti apa saat kami tiba. Rencananya adalah untuk terus bekerja seperti yang kami lakukan selama di Qatar dan dalam tes untuk terus membuka potensi penuh kami," imbuhnya.

Sepanjang sejarah, Indonesia baru tiga kali menggelar seri MotoGP. Sebelum MotoGP Indonesia 2022, Indonesia pernah menjadi tuan rumah seri MotoGP pada 1996 dan 1997 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat . Di dua edisi itu, Repsol Honda berjaya dengan merebut juara melalui Mick Doohan (1996) dan Tadayuki Okada (1997). (Crashnet/OL-15)

BERITA TERKAIT