12 January 2022, 13:31 WIB

Barty Difavoritkan Merebut Gelar Australia Terbuka 2022


 Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

William WEST / AFP
 William WEST / AFP
Petenis Ashleigh Barty melakukan latihan di Melbourne Park Tennis Centre, Rabu (12/1) untuk menghadapi turnamen Australia Terbuka 2022.

PETENIS putri nomor satu dunia Ashleigh Barty menjadi petenis favorit dalam perebutan gelar Australia Terbuka 2022, jelang turnamen grand slam itu dimulai pada pekan depan, Senin (17/1) waktu setempat.

Untuk pertama kalinya dalam seperempat abad penyelenggaraan Australia Terbuka, tahun ini Australia Terbuka tidak akan menampilkan salah satu dari Williams bersaudara untuk tampil di Melbourne.

Bintang tenis putri Serena Williams dipastikan absen mengejar mahkota grand slam ke-24 kalinya karena tidak fit.

Dengan juara bertahan Naomi Osaka yang masih berusaha untuk kembali ke performa terbaik dan kebugarannya setelah istirahat panjang,

Barty yang berusia 25 tahun muncul sebagai favorit di Melbourne Park, dengan harapan wakil tuan rumah itu dapat meraih gelar grand slam Australia Terbuka pertamanya.

Barty telah menunjukkan penampilan luar biasanya dalam turnamen pemanasan Australia Terbuka di Adelaide Internasional pekan lalu;

Pada turneman tersebut, Barty menyabet dua gelar juara sekaligus yakni untuk nomor tunggal putri dan ganda putri.

Penampilan luar biasa Barty di awal musim 2022 itu, tentu membuat dia menjadi petenis favorit dalam perebutan gelar Australia Terbuka musim ini.

Terlebih pada musim 2021 Barty juga tampil cukup baik dengan meraih gelar grand slam Wimbledon dan Cincinnati Masters.

“Pra-musim itu berjalan dengan bagus, tetapi Anda tidak pernah tahu di mana level itu sampai Anda menguji diri sendiri melawan yang terbaik," kata Barty dikutip dari AFP, Rabu (12/1).

Barty telah memenangi dua turnamen grand slam, Prancis Terbuka pada 2019 dan Wimbledon 2021.

Menduduki peringkat satu dunia sejak 2019 Barty selalu gagal meraih gelar juara pada nomor tunggal putri di kampung halamannya.

Penampilan terbaiknya di Melbourne adalah mencapai semifinal pada 2020, di mana ia kalah dari Sofia Kenin yang akhirnya menjadi juara.

Kembali ke Australia terbuka dengan status unggulan pertama, Barty mengaku telah mempersiapkan yang terbaik dengan harapan dapat meraih hasil maksimal.

"Sangat menyenangkan mendapatkan beberapa pukulan bagus pada sejumlah pertandingan pekan lalu, dan saya merasa saya siap untuk turnamen berikutnya (Australia Terbuka)," tegas Barty. (Rif/AFP/OL-09)

BERITA TERKAIT