04 January 2022, 11:40 WIB

Barty Nilai Persaingan Tenis Putri Dunia Semakin Ketat


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

AFP
 AFP
Petenis putri peringkat satu dunia Ashleigh Barty

PETENIS putri peringkat satu dunia Ashleigh Barty memuji persaingan ketat yang terjadi di tenis putri di mana pada musim 2021 turnamen Grand Slam putri semuanya dimenangkan oleh pemain yang berbeda.

Pada tahun 2021, Barty berhasil dinobatkan sebagai juara Wimbledon menjadi trofi grand slam keduanya dengan gelar Prancis Terbuka pada tahun 2019, Naomi Osaka merebut Australia Terbuka pada tahun lalu, Barbora Krejcikova menang di Roland Garros dan Inggris menemukan superstar tenis baru Emma Raducanu dengan penampilannya yang menakjubkan untuk meraih gelar AS Terbuka.

Ada juga juara baru di WTA Finals dengan Garbine Muguruza yang keluar sebagai pemenang, dan di Olimpiade Tokyo di mana Belinda Bencic berhasil memenangkan emas untuk Swiss.

"Ada penantang baru setiap tahun terlepas dari siapa yang berada di daftar peringkat dunia," kata Bartyn dikutip dari Sky sports, Selasa (4/1).

"Di tahun 2021, para petenis wanita benar-benar meningkat, mampu memainkan musim yang sangat konsisten dengan persaingan yang menarik untuk dilihat dari para petenis wanita," imbuhnya.

“Sebenarnya ini adalah persaingan yang sangat bagus dan Anda harus memberikan usaha terbaik Anda untuk dapat bersaing dengan semua orang, dan memberi diri Anda kesempatan untuk memenangkan gelar besar,” terangnya.

Dengan persaingan tenis putri yang makin ketat, Barty menekankan pentingnya bermain di turnamen pemanasan sebelum memulai perjalann musim 2022 nya di Australia Terbuka, terlebih pemain berusia 25 tahun itu belum berkompetisi sejak penampilanya di Amerika Serikat Terbuka bulan September lalu.

Barty akan memulai penampilannya di Adelaide International, salah satu turnamen pemanasan sebelum Australia Terbuka 2022.

"Ini adalah pertarungan yang berbeda. Saya hanya perlu menikmatinya dan menyelesaikannya dalam beberapa pekan, karena tidak sering saya memainkan tenis terbaik saya sejak awal," kata Barty.

"Saya menantikan tantangan yang dimulai di sini di Adelaide untuk mencoba menemukan alur saya, benar-benar senang berada di lapangan pertandingan lagi," jelasnya.

Barty telah menerima bye ke putaran kedua di Adelaide International, di mana dia akan melawan pemenang pertandingan putaran pertama antara Coco Gauff yang berusia 17 tahun dari AS dan pemain kualifikasi asal Norwegia Ulrikke Eikeri. (Sky Sports/OL-13)

Baca Juga: Sabalenka Targetkan Jadi Juara Grand Slam di 2022

BERITA TERKAIT