22 December 2021, 19:30 WIB

Atlet PB Djarum yang Berprestasi di Piala Thomas Dapat Bonus Rp1,25 Miliar


Akmal Fauzi | Olahraga

MI/Akmal Fauzi
 MI/Akmal Fauzi
Dari kiri : Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohamad Ahsan, Shesar Hiren Rhustavito, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin

BAKTI Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi kepada atlet-atlet PB Djarum atas prestasi mereka sepanjang tahun 2021, baik di level nasional maupun internasional. Salah satu bonus yang diberikan untuk atlet PB Djarum yang turut andil meraih gelar juara Piala Thomas 2020.

Piala Thomas berhasil kembali diangkat oleh tim Merah Putih setelah penantian 19 tahun. Atlet PB Djarum yang turut andil dalam keberhasilan itu adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohamad Ahsan, Shesar Hiren Rhustavito, Daniel Marthin, dan Leo Rolly Carnando.

Indonesia sukses menyabet gelar juara di Piala Thomas 2020 usai melibas tim unggulan China dengan skor telak 3-0 pada partai final di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Oktober lalu.

Atas prestasi membanggakan tersebut, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan penghargaan berupa bonus kepada kelima atlet tersebut senilai total Rp1,25 miliar atau masing-masing atlet mendapat Rp 250 juta.

"Tentunya sebuah kebanggaan Piala Thomas yang sudah kita nanti-nanti kembali direbut setelah 19 tahun. Ini bentuk penghargaan kami," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin saat jumpa pers virtual “Penghargaan Atlet PB Djarum Berprestasi Sepanjang Tahun 2021”, Rabu (22/12).

Sementara itu, Kevin Sanjaya Sukamuljo juga berhasil meraih tiga kali juara (hattrick) World Tour 1000 Indonesia Open di tahun 2018, 2019, dan 2021. Atas pencapaian tersebut, Djarum Foundation mengguyur bonus Rp200 juta dan voucher belanja Blibli.com senilai Rp50 juta untuk atlet yang sampai kini masih bertengger di ranking 1 dunia sejak akhir Desember 2017 di kategori ganda putra bersama Marcus Gideon.

Apresiasi juga diberikan bagi para atlet PB Djarum U17 dan U19 yang membawa trofi juara di Slovenia International 2021, yaitu Mutiara Ayu Puspitasari, Muh Putra Erwinansyah/Patra Harapan Rindorindo, Bahrain International Challenge 2021, yaitu Daniel Edgar Marvino/Raymond Indra dan YUZU Isotonic Akmil Open 2021, diantaranya Ruzana, Chiara Marvella Handoyo, Sofy Al Mushira, dan Marwan Faza.

Berkat gelar juara yang direngkuh oleh mereka, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi bonus berupa deposito senilai total Rp10.950.000.

“Apresiasi dari Djarum Foundation ini merupakan salah satu bentuk komitmen yang diberikan atas kerja keras dan perjuangan atlet-atlet binaan PB Djarum serta program kami di setiap tahunnya, sebagai bentuk penghargaan atas capaian atlet di turnamen bergengsi," kata Yoppy Rosimin

Penantian panjang Indonesia untuk kembali merengkuh trofi Piala Thomas terwujud. Tim Merah Putih sudah puasa gelar Piala Thomas selama 19 tahun, tepatnya sejak terakhir juara pada 2002.

Indonesia juga mengukuhkan diri sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Thomas.  Indonesia sudah mengoleksi 14 gelar dari turnamen bulutangkis beregu putra. Negara yang menempati posisi kedua adalah Tiongkok dengan raihan 10 gelar.

Namun, Indonesia tak bisa berlama-lama menikmati kebahagiaan memeluk Piala Thomas. Dalam kurun lima bulan lagi Indonesia harus sudah kembali berjibaku di Piala Thomas dan Uber 2022.

Piala Thomas dan Uber edisi selanjutnya akan digelar pada Mei 2022 akan digelar di Bangkok, Thailand pada Mei mendatang

Ganda putra Indonesia, Mohamad Ahsan mengatakan, Indonesia berpeluang untuk mempertahankan gelar Piala Thomas.

"Tim Indonesia mungkin enggak jauh berbeda. Tp buat saya pribadi engak tau bisa bergabung atau enggak tergantung PBSI nanti. Prluang tetap ada, kalau di lapangan 50:50, tergantung siapa yang lebih fokus. Tegangnya beda karena ini pertandingan beregu dibandingkan perorangan," kata Ahsan.

Hal yang sama dikatakan Kevin Sanjaya. Menurutnya, setiap negara punya peluang untuk meraih gelar Piala Thomas.

"Semua negara punya kans sama. Kemarin (Piala Thomas 2020) semua pertandingan tidak ada yang gampang. Lawan Malaysia, Denmark mirip-mirip semua. Tergantung siapa yang lebih siap mainnya," kata Kevin. (OL-13)

BERITA TERKAIT