15 December 2021, 11:14 WIB

Kemenpora Tunjuk Sumsel Jadi Salah Satu Sentra Pembinaan Olahraga


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

ANTARA/Nova Wahyudi
 ANTARA/Nova Wahyudi
Menpora Zainudin Amali

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengungkapkan Sumatra Selatan (Sumsel) menjadi salah satu dari 10 sentra pembinaan olahraga nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). 

"Kami baru saja melakukan sosialisasi Perpres 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Sumsel menjadi provinsi yang ke 10 dari sosliaslisasi ini. Alasannya adalah karena Sumsel masuk di dalam 10 sentra pembinaan talenta dan atlet- atlet potensial dari usia dini sampai dengan usia remaja," kata Zainudin dalam ketetangan resmi yang diterima, Rabu (15/12).

Menpora pun mengungkapkan alasan masuknya Sumsel dalam DBON, salah satunya karena secara sejarah dan data statistik, Sumsel menjadi daerah penyumbang atlet elite nasional. 

Baca juga: Menpora Minta KONI Sukseskan PON XXI Aceh-Sumatra Utara

"Secara sejaharahnya, jadi dilihat semua data statistik potensi yang ada di 34 provinsi, potensi dari Sumsel dari sejak beberapa puluhan tahun lalu dilihat rekornya itu ternyata Sumsel juga menjadi penyumbang atlet elit nasional," ujarnya.

Selain itu, sarana dan prasarana yang dimiliki Sumsel juga sudah memadai antara lain Jakabaring Sport City dan juga Universitas Sriwijaya (Unsri) yang juga memiliki program studi pendidikan olahraga. 

"Ini menjadi hal yang dibutuhkan, persyaratan sebagai sentra pembinaan talenta dan bibit. Oleh karena itu diputuskan melalui Perpres 86 tahun 2021 Sumsel masuk dalam 10 sentra itu," terangnya. 

Menpora pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumatra Selatan yang telah menjadi tuan  rumah sosialisasi DBON. Dia berharap, pemerintah Sumsel dapat menjalankan DBON untuk memajukan olahraga di daerah setempat menuju prestasi. 

Selain itu, Zainudin juga mendukung usulan didirikannya Fakultas Keolahragaan di Universitas Sriwijaya, karena sport science menjadi hal yang penting dalam pembinaan olahraga usia dini. 

"Tadi yang diusulkan Pak Rektor, karena Sumsel sudah menjadi sentra olahraga, mau tidak mau sport science  harus mendukung karena itu kehadiran perguruan tinggi sangat penting. Unsri sekarang belum punya fakultas keolahragaan, kita akan mendorong ke Kemendikbud Ristek supaya Unsri bisa ada fakultas keolahragaan," jelasnya. 

Gubernur Sumsel Herman Deru,  menyambut baik lahirnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurutnya, lahirnya DBON ini bentuk keseriusan Menteri Pemuda dan Olahrga Zainudin Amali dalam memajukan olahraga di Indonesia. 

Dia pun berharap dengan adanya DBON ini olahraga di Sumsel semakin maju, dan pihaknya dengan berbagai stakeholder suap mendukung dan melaksanakan sesuai arahan Menpora. 

"Kita bersemangat menantikan pencerahan dari pak menteri. Kami akan menjadikan ini (DBON) sebagai navigasi kami untuk mendesain olahraga minimal di tingkat daerah," ucap Herman. (Kemenpora/OL-1)

BERITA TERKAIT