02 December 2021, 10:45 WIB

Otoritas Australia Bantah Tudingan Djokovic Soal Vaksin Covid-19


Basuki Eka Purnama | Olahraga

AFP/MICHAEL DODGE / TENNIS AUSTRALIA
 AFP/MICHAEL DODGE / TENNIS AUSTRALIA
Petenis Serbia Novak Djokovic mengangkat trofi Australia Terbuka, 21 Februari lalu.

NOVAK Djokovic tidak diperas oleh penyelenggara Australia Terbuka dengan keharusan sudah divaksin covid-19. Hal itu ditegaskan pejabat Australia yang menegaskan kewajiban vaksinasi bagi para petenis adalah karena masalah keselamatan.

Petenis nomor satu dunia itu tengah memburu gelar Grand Slam yang ke-21 di Australia Terbuka, Januari mendatang. Namun, dia menolak mengungkapkan apakah dirinya sudah divaksin atau belum.

Ayah Djokovic, Srdjan, dalam wawancara dengan televisi Serbia, Minggu (28/11), mengatakan putranya kemungkinan tidak akan tampil di Australia Terbuka karena adanya aturan wajib sudah divaksin covid-19.

Baca juga: Djokovic Pastikan Serbia Melaju ke Semifinal Piala Davis

"Tentu saja dia ingin bermain di sana. Namun, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Dengan kondisi yang ada, dengan pemerasan itu, kemungkinan dia tidak akan tampil," ungkapnya.

Martin Pakula, Menteri Olahraga Victoria, negara bagian tempat digelarnya Australia Terbuka digelar, mengaku dirinya berharap juara Australia Terbuka sembilan kali itu bisa mempertahankan gelarnya.

Meski begitu, dia menegaskan, "Jika Anda adalah bintang tenis yang bertamu, Anda bertanggung jawab pada komunitas di tempat yang Anda datangi."

"Itulah mengapa kami meminta para petenis internasional untuk memathui aturan yang berlaku bagi semua warga Victoria."

"ini bukan pemerasan. Ini adalah memastikan komunitas Victoria terlindungi," tegasnya.

Kepala turnamen Australia Terbuka Craig Tiley, bulan lalu, memastikan semua pemain yang akan tampil di turnamen Grand Slam itu harus sudah divaksin dan tidak ada pengecualian.

Australia Terbuka tahun ini digelar pada tahun ini namun parapemain harus menjalani karantina selama dua pekan dan jumlah penonton dibatasi.

Australia Terbuka 2022 akan digelar mulai 17 Januari mendatang. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT