30 November 2021, 11:30 WIB

Raducanu Sebut Hamilton Sebagai Panutannya


Basuki Eka Purnama | Olahraga

AFP/BARBARA GINDL
 AFP/BARBARA GINDL
Petenis Britania Emma Raducanu

JUARA Amerika Serikat (AS) Terbuka Emma Raducanu berterima kasih kepada Lewis Hamilton atas saran dan dukungannya sejak kemenangan perdananya di Grand Slam, September lalu, dan menyebut juara dunia Formula 1 tujuh kali itu sebagai panutannya.

Berbicara usai kemenangan straight set atas Elena-Gabriela Ruse, dalam pertandingan ekshibisi di London, Senin (29/11) WIB, Raducanu mengatakan Hamilton adalah 'pria yang sangat keren.'

Saat masih kecil, Raducanu sempat mengikuti lomba balap karting dan dia merupakan penggemar berat Formula 1.

Baca juga: Kalahkan Italia, Kroasia ke Seminal Piala Davis

"(Hamilton) berkata, 'Bersabarlah, kamu baru saja menghadapi ombak. Semuanya baik-baik saja. Jangan khawatir.' Dia telah menjadi panutan yang baik bagi saya dalam membantu saya melewati tahap selanjutnya," kata Raducanu, Senin (29/11).

Petenis berusia 19 tahun itu juga menghindari pembicaraan tentang mengalahkan Hamilton dalam penghargaan BBC Sports Personality of the Year, bulan depan.

"Tidak, jelas tidak. Saya mendukung Lewis dalam balapan," ujar Raducanu.

"Saya bahkan tidak memikirkannya. Bagi saya, itu adalah sesuatu yang sangat jauh dari kemungkinan," tambahnya.

Raducanu, yang sedang mempersiapkan musim 2022 dengan menjalani sesi latihan intensif setiap hari selama lima jam, juga berbicara mengenai tujuan pribadinya.

"Bagi saya, saya berharap dapat terus berkembang, saya ingin melihat ke belakang pada akhir tahun dan melihat bahwa saya telah membuat banyak kemajuan di berbagai bidang. Saya tahu akan membutuhkan banyak kesabaran untuk mencapai tempat yang saya inginkan," ungkap Raducanu.

Pertandingan melawan petenis Romania di Royal Albert Hall itu adalah laga pertama bagi Raducanu di kandang sendiri sejak kemenangaannya yang menakjubkan di AS Terbuka, ketika dia masuk turnamen tersebut sebagai pemain kualifikasi peringkat ke-150 dunia dan berakhir menjadi juara Grand Slam pertama asal Inggris dalam 44 tahun terakhir. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT