21 November 2021, 13:27 WIB

Pihak Hawk-Eye Akui Kesalahan pada Laga Marcus/Kevin di Laga Semifinal


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
 ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengembalikan kok ke arah lawan mereka di laga semifinal Indonesia Masters 2021.

FEDERASI Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan partner teknologi Hawk-Eye Innovation meminta maaf terkait insiden yang terjadi pada keputusan game point di pertandingan pembuka semifinal antara ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan wakil Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi pada Sabtu (20/11).

Diketahui Insiden tersebut terjadi di poin saat Bola servis dari pemain Malaysia tak sampai ke bidang permainan Marcus dan dibiarkan.

Tapi challenge dilakukan oleh ganda Malaysia dan pada akhirnya Hawkeye memutuskan bola masuk. Mereka pun merebut gim pertama dari poin itu.

Dijelaskan oleh Hawk-eye Innovation, Semua pihak mengkonfirmasi terjadinya kesalahan dalam proses operasional yang dilakukan selama pemutaran rekaman pelacakan, sehingga data yang ditampilkan salah.

"Hawk-Eye mengakui bahwa keputusan yang diambil salah, dan meminta maaf untuk ini, terutama kepada bapak Gideon, bapak Sukamuljo, bapak Ong dan bapak Teo, serta BWF, atas dampak kesalahan yang ditimbulkan pada pertandingan," kata Hawk-Eye Innovations dalam keterangan BWF, Minggu (21/11).

"Kepercayaan pada proses peresmian keputusan sangat penting, dan sesuatu yang kami perlakukan dengan sangat serius untuk semua teknologi Hawk-Eye. Kami bangga dengan hubungan jangka panjang kami dengan BWF dan sepenuhnya memahami pentingnya kepercayaan dan integritas dalam teknologi yang digunakan untuk peresmian," imbuhnya.

BWF dan Hawk-Eye Innovations pun menyesali kejadian tersebut dan akan terus berupaya untuk memastikan pengiriman pelacakan Hawk-Eye yang akurat pada semua pertandingan.

"Meskipun insiden seperti ini sangat jarang terjadi, kami menangani setiap masalah dengan sangat serius dan akan melakukan peninjauan penuh untuk memastikan bahwa ini tidak dapat terjadi lagi.” tukasnya.

Sebelumnya, Ganda Putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo menyayangi keputusan Hawk-Eye, dirinya meyakini bahwa keputusan tersebut salah.

"Ya itu 1.000% kesalahan. Itu out-nya jauh banget tapi bisa masuk, dan challenge-nya lama banget kan. Enggak ngerti sih, itu ada yang eror dan mereka kayaknya asal deh. Itu 1.000% out, mereka (Malaysia) aja mengakui," kata Kevin usai pertandingan.

Untungnya kejadian itu tak mengganggu konsentrasi Kevin/Marcus, sehingga mereka tetap mampu merebut dua gim berikutnya dan berhasil merebut kemenangan 18-21, 21-17 dan 21-11.

"Pastinya kita kehilangan poin yang sangat penting ya, itu poin-poin yang krusial. BWF mestinya harus perbaiki itu semua sih. Kalau ditanya pengaruh atau enggak, kita enggak mau nginget-nginget itu lah, kita fokus lagi di set kedua," ucap Kevin.

Adapun di babak final, Kevin/Marcus akan menghadapi ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. (Rif/BWF/OL-09)

BERITA TERKAIT