23 October 2021, 12:29 WIB

Meski Kalah, Permainan Bagas/Fikri di Denmark Terbuka Dipuji Pelatih


 Akmal Fauzi | Olahraga

Dok.PBSI
 Dok.PBSI
Aksi pasangan ganda putra Indonesia Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri di lapangan.  

PELATIH tim ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi mengapresiasi kerja keras pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri pada babak perempat final Denmark Terbuka meski harus kalah dari wakil tuan rumah, Jumat (22/10) malam WIB.

Sebagai pemain pelapis pelatnas, Bagas/Fikri menunjukan permainan impresif melawan pebulutangkis top kelas dunia.

Meski terhenti di perempat final, penampilan pasangan muda itu dianggap Herry sudah cukup baik. Kekalahan dari Kim Astrup / Anders Skaarup Rasmussen lebih diakibatkan kurang ketenangan di poin-poin akhir.

Bermain di Odense Sports Park, Odense, Denmark, Bagas/Fikri mampu menyaingi permainan unggulan kedelapan itu sebelum kalah 21-19, 11-21, 17-21.

"Kalau untuk pemain lapis yang baru datang dari Jakarta, memang targetnya menambah pengalaman main di kelas 750 atau 1000 supaya bisa ketemu pemain top ten dari negara lain,” kata Herry dalam keterangan tertulis PBSI.

Meski sebagai pemain pelapis Pelatnas PBSI, pencapaian mereka sampai babak perempat final dan bertemu dengan pemain peringkat 10 besar adalah hal memuaskan.

Kekalahan Bagas/Fikri sekaligus mengakhiri kiprah sektor ganda putra Indonesia di Denmark Terbuka. Lima wakil lainnya sebelumnya juga gagal melaju ke babak berikutnya.

Herry menyebut kegagalan ini karena mayoritas pemain sudah tak dalam kondisi fit pasca menjuarai Piala Thomas 2020 lalu.

"Semua pemain yang ikut Thomas, sudah berkurang tenaga dan fokusnya menurun, jadi cara mainnya tidak bisa maksimal," kata Herry. (Mal/PBSI/OL-09)

BERITA TERKAIT