21 October 2021, 13:12 WIB

Terkait Kasus WADA, Sufmi Dasco: Tim Bentukan Kemenkes Bisa Bikin Pusing 


 Sri Utami | Olahraga

Ist/DPR
 Ist/DPR
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

WAKIL Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai tim investigasi yang akan dibentuk Kemenkes terkait sanksi Badan Anti Doping Dunia terhadap Lembaga Anti Doping Indonesia, hanya akan membuat pusing. 

"Kami minta kepada lembaga anti-doping (LADA) untuk mengungkap. Kalau terlalu banyak tim nanti pusing kita," cetusnya, Kamis (21/10).

Menurut Sufmi, sanksi yang diberikan WADA atau World Anti-Doping Agency harus menjadi pelajaran berharga yang kemudian LADA (Lembaga Anti Doping Indonesia) yang bertanggungjawab terkait doping harus berbenah.

"Jika hal imi dibiarkan maka makna kemenangan yang sudah diraih akan berkurang," ucap Sufmi. 

"Kejadian ini jadi pelajaran bahwa kemudian hal ini terjadi tentunya beberpaa pihak yang mengetahui termasuk LADI. LADI saja yang dioptimalkan," kata Sufmi. 

Sebelummya Menpora Zainudin Amali membentuk satuan tugas yang selanjutnya menemukan fakta persoalan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dengan World Anti-Doping Agency (WADS) bukan hanya soal sampel tes doping.

Tim menemukan banyak persoalan administrasi. Hal tersenut yang membuat Wada memberi sanksi kepada Indonesia. (Sru/OL-09).

 

 

 

 

BERITA TERKAIT