19 October 2021, 17:51 WIB

KOI Optimistis Merah Putih Bisa Berkibar di SEA Games 2022


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Antara
 Antara
Bendera Merah Putih berkibar di acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis bendera Merah Putih dapat berkibar di SEA Games 2022 Hanoi. Multi event olahraga se-Asia Tenggara ini dipastikan siap digelar pada Mei 2022.

Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menjelaskan bahwa SEA Games edisi ke-31 digelar pada pertengahan Mei. Kepastian ini diperoleh dalam rapat SEAGF secara virtual, yang dipimpin oleh COO SEAGF Dato Seri Chaiyapak Siriwat.

“Setelah menunggu beberapa bulan, tuan rumah menyatakan siap menyelenggarakan SEA Games ke-31 di Hanoi. Untuk SEA Games ke-32 di Kamboja pada 2023, sampai saat ini masih on schedule,” tutur Okto, sapaan akrabnya, dalam kerengan resmi, Selasa (19/10).

Baca juga: Menpora Yakin Polemik Sanksi WADA Segera Rampung

Adapun SEA Games merupakan multi event olahraga se-ASEAN dalam naungan South East Asia Games Federation (SEAGF) atau federasi olahraga regional Asia Tenggara yang independen. Itu sebagaimana Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Komite Olimpiade Internasional (IOC). 

Sejatinya, SEA Games diselenggarakan setiap dua tahun sekali, namun pandemi covid-19 membuat penyelenggaraan harus diundur. Terkait sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), Okto tetap meyakini bahwa bendera Merah Putih dapat berkibar di Hanoi.

Baca juga: Puan: Terima Kasih Tim Thomas Cup RI Sudah 'Kibarkan' Merah Putih

Diketahui, sanksi WADA atas ketidakpatuhan LADI membuat sejumlah hak Indonesia di olahraga internasional harus ditangguhkan selama satu tahun. Di antaranya, bendera negara dilarang berkibar di ajang regional, kontinental hingga kejuaraan dunia. Termasuk, event yang dimiliki organisasi major event, selain Olimpiade dan Paralimpiade.

“Jika mengikuti selesainya sanksi, memang tidak bisa bendera negara berkibar di multi event, seperti SEA Games hingga Asian Games. Tapi, tim ditugaskan untuk mengakselerasi pencabutan sanksi, serta investigasi yang sesungguhnya terjadi di LADI," jelas Okto, yang juga ketua tim akselerasi dan investigasi bentukan Kemenpora.

"Saat Ini, kami masih inventarisasi dan dalami setidaknya satu bulan ke depan. Kami berusaha maksimal, agar LADI bisa segera compliance. Sehingga, Merah Putih bisa berkibar di Hanoi,” imbuhnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT