15 October 2021, 19:07 WIB

PON XX Papua, Torang Bisa nyata dan Terbukti 


Akmal Fauzi | Olahraga

MI/Susanto
 MI/Susanto
Upacara penutupan PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe

PEKAN Olahraga Nasional (PON) XX Papua resmi ditutup Wakil Presiden Ma'ruf Amin, di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jum'at (15/10) malam WIT. Papua dinilai sukses sekaligus menepis keraguan menyelenggarakan pesta olahraga terakbar di Tanah Air itu. 

Ekspresi kegembiraan menjadi konsep yang dimunculkan dalam penutupan PON XX. Dengan beragam tarian yang melibatkan 200 penari dan penampilan musisi tanah air menjadi cerminan sebagai bentuk hajatan, sekaligus apresiasi kepada para atlet berbakat Indonesia yang telah berhasil meraih prestasi. 

Antusias penonton sama seperti saat pembukaan yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Warga Papua sudah datang sejak siang hari ke Stadion Lukas Enembe. 

Dalam sambutannya, Ma'ruf Amin mengapresiasi pemerintah daerah dan warga Papua atas suksesnya PON XX yang dibuka pada 2 Oktober 2021 lalu. 

Dengan berbagai keterbatasan situasi di tengah pandemi covid-19, Ma'ruf mengatakan penyelenggaraan PON XX berlangsung sukses dan untuk pertama kalinya berlangsung di Tanah Papua. 

"Bagi saya, ini merupakan PON tersulit yang bisa diselenggarakan, tapi ternyata warga Papua bukan saja mampu menyelenggarakannya, bahkan berhasil menyelenggarakannya dengan sempurna," kata Ma'ruf. 

Ma'ruf bangga atas tekad dan dedikasi pemerintah daerah serta masyarakat Papua. 

Baca juga : Tarian Aceh dan Sumut Meriahkan Penutuoan PON Papua

"Warga Papua bukan saja mampu menyelenggarakannya tetapi ternyata warga Papua bahkan berhasil menyelenggarakannya dengan sempurna. Ini sesuai dengan semboyan torang bisa. Torang bisa bukan hanya semboyan tapi nyata dan terbukti," kata Ma'ruf. 

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan keberhasilan PON XX di Tanah Papua berhasil menepis keraguan banyak orang. Lukas berterima kasih kepada masyarakat Papua yang sudah turut menyukseskan gelaran PON yang sudah sempat ditunda selama setahun. 

"Tidak sedikit di luar sana yang skeptis dan pesimis apakah Papua mampu menjadi tuan rumah PON. Hari ini dapat kita buktikan Papua Bisa! Torang Bisa!," ujar Lukas. 

"Kepada masyarakat Papua yang turut membantu penyelenggaraan PON XX Papua 2021, saya harus katakan kalian semua luar biasa," tambahnya. 

Kontingen Jawa Barat mempertahankan gelar juara umum di PON XX dengan koleksi 133 medali emas, 105 medali perak, dan 115 perunggu. 

Kontingen DKI Jakarta menempati posisi kedua dengan perolehan 110 medali emas, 91 medali perak, dan 100 perunggu. Posisi ketiga ditempati Jawa Timur yang mengumpulkan 110 emas, 89 perak, dan 88 perunggu. 

Sementara, tim tuan rumah Papua mengoleksi 93 medali emas, 66 medali perak, dan 102 perunggu. Tim Papua menempati posisi keempat. (OL-7)

BERITA TERKAIT