08 October 2021, 11:34 WIB

18 Mantan Pemain NBA Didakwa Lakukan Penipuan Asuransi Kesehatan


Basuki Eka Purnama | Olahraga

AFP/Jim McIsaac/Getty Images North America
 AFP/Jim McIsaac/Getty Images North America
Mantan pemain NBA Terrence Williams

SEBANYAK 18 mantan pemain NBA didakwa melakukan penipuan asurasi kesehatan yang merugikan liga bola basket Amerika Serikat (AS) itu sebesar hampir US$4 juta. Hal itu diungkapkan jaksa New York, Kamis (7/10).

Jaksa AS mendakwa Terrence Williams, yang pernah memperkuat New Jersey Nets dan Houston Rockets, sebagai otak penipuan itu dan meraih keuntungan sebesar US$230 ribu.

Glen Davis, yang merupakan anggota tim Boston Celtics yang menjadi juara NBA 2008, dan Tony Allen, yang enam kali masuk tim pemain bertahan NBA, juga didakwa dalam aksi penipuan yang berlangsung selama setidaknya 2017 hingga tahun lalu itu.

Baca juga: Didera Badai Cedera, LA Lakers Dibungkam Phoenix Suns

Menurut dakwaan jaksa, para terdakwa menyalahgunakan asuransi kesehatan pemain NBA dengan mengajukan klaim kesehatan dan gigi yang sebenarnya tidak pernah mereka jalankan.

Jaksa Distrik Selatan New York mengatakan Williams merekrut pemain lain ke dalam rencana penipuannya dengan menawarkan memberi mereka invoice palsu untuk mendukung klaim mereka ke asuransi.

"Dia adalah otak aksi penipuan itu," ujar jaksa Audrey Strauss kepada wartawan sembari menambahkan dia berusaha mengintimidasi pemain yang tidak memberikan imbalan kepadanya.

Dakwaan itu menyebut para pemain NBA itu mengajukan klaim palsu sebesar total US$3,9 juta dan para pemain itu sukses mendapatkan US$2,5 juta.

Para pemain itu didakwa melakukan konspiasi melakukan penipuan asuransi. Sementara Williams didakwa melakukan pencurian identitas.

Pemain lain yang didakwa mencakup mantan guard Los Angeles Lakers Shannon Brown, mantan pemain Cleveland Cavaliers Sebastian Telfair, dan mantan pemain Los Angeles Clippers Darius Miles.

Sebanyak 15 dari 18 mantan pemain NBA itu telah ditahan sementara Allen, Christopher Douglas-Roberts, Gregory Smith, dan Eddie Robinson masih buron. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT