01 October 2021, 19:26 WIB

Wisma Atlet PON XX Papua Siap Digunakan, Pembangunannya Telan Rp299 Miliar 


Insi Nantika Jelita | Olahraga

Antara/Gusti Tanati
 Antara/Gusti Tanati
Petugas merapikan kamar di wisma atlet Mandala,Jayapura yang digunakan untuk PON XX Papua

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono menandatangani prasasti tanda selesainya pembangunan infrastruktur utama pendukung untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua. 

Infrastrukturnya berupa tower rusun sebagai tempat penginapan atlet dan official (wisma atlet). Selain itu, 7 arena pertandingan PON XX, Jembatan Youtefa serta Monumen Kapsul Waktu dan 2 Pos Lintas Batas Negara (PLBN). 

Pembangunan 15 tower rusun telah dimulai sejak 2018 dengan total anggaran senilai Rp299 miliar yang tersebar di Kabupaten Jayapura sebanyak 5 tower, Kota Jayapura 5 tower, dan Kabupaten Merauke 5 tower dengan total kapasitas 2.000 orang. 

"Terdapat 7 venue PON XX yang akan diresmikan Bapak Presiden dan semuanya dapat digunakan untuk pertandingan berstandar internasional," kata Basuki dalam keterangannya, Jumat (1/10). 

Untuk 7 venue PON yang dibangun dengan APBN Kementerian PUPR, yakni venue Akuatik dan Istora Papua Bangkit di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket dan Lapangan Hoki (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu. 

Baca juga ; PUPR: Venue Dayung PON Papua Layak untuk Agenda Internasional

Serta 3 venue tambahan, yaitu arena Sepatu Roda, Dayung, dan Panahan. Selain itu juga penandatanganan prasasti Jembatan Youtefa di Jayapura, PLBN Skouw di Jayapura serta PLBN Sota dan Monumen Kapsul Waktu di Merauke. 

Menurut Basuki, prasasti merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada publik atas infrastruktur yang sudah selesai dibangun, dimana tertera pula nama kontraktor dan konsultan tambah Menteri Basuki. 

"Tidak ada satu pun hasil kerja yang bisa diklaim bahwa merupakan hasil sendiri, baik individu, jadi saya tekankan tetap jaga dan tingkatkan kerja sama tim (teamwork)," ujar Menteri PUPR. 

Dia pun berpesan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat Papua untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur itu dengan sebaik-baiknya. (OL-7)

BERITA TERKAIT