28 September 2021, 06:45 WIB

Eksebisi Esport di PON XX Papua Tunjukkan Kekuatan Antardaerah Merata


Basuki Eka Purnama | Olahraga

MI/Dok PBESI
 MI/Dok PBESI
Upacara penutupan eksebisi Esport di PON XX Papua.

EKSEBISI Esports di PON XX Papua 2021, yang menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia esports tanah air, Minggu (26/9), resmi ditutup. Upacara penutupan berlangsung meriah dan dihadiri oleh Dewan Pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Bambang Soesatyo, Ketua KONI Pusat Marciano Noerman, Ketua Harian PBESI Bambang Sunarwibowo, dan Gubernur Papua sekaligus Ketua Umum PB PON Lukas Enembe.

Selama sepekan, gelaran itu diselenggarakan dengan menerapkan sistem bubble dan protokol kesehatan yang ketat. Meski demikian, sejumlah torehan prestasi menarik tetap banyak bermunculan dari ajang yang dikemas dengan konsep sportaintment ini. 

Pertandingan demi pertandingan yang melombakan empat nomor kategori gim, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Free Fire, PUBG Mobile, dan PES 2021, serta satu pertandingan persahabatan gim karya anak bangsa, Lokapala, berlangsung seru dan kompetitif.

Baca juga: PB Esport Indonesia Berencana Gelar Liga Nasional

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Esports Indonesia (Sekjen PBESI) Frengky Ong mengatakan,"Kekuatan atlet-atlet esports yang berlaga di Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 sangat merata. Tidak ada satu provinsi yang tampil dominan. Ini mengonfirmasi bahwa pembinaan-pembinaan di seluruh provinsi di Indonesia sudah berjalan baik dan tidak terjadi kesenjangan."

Frengky mengungkapkan, dengan makin seriusnya pembinaan yang dilakukan PBESI dan ESI provinsi serta kabupaten/kota, dan didukung makin meratanya jaringan broadband yang terus diperluas jangkauannya oleh pemerintah, PBESI optimistis akan mampu menjaring lebih banyak talenta-talenta esports potensial yang siap berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas antarbangsa.

Keberhasilan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021, menurut Frengky, juga telah menggugah perhatian publik tentang potensi cabang olahraga elektronik ini dalam turut menggerakkan aktivitas sportainment dan sport-tourism yang bernilai ekonomi. 

"Kami mendapatkan respons positif dari masyarakat Papua dan provinsi-provinsi lain yang menjadi terpacu untuk berkolaborasi bersama pengurus ESI di tingkat daerah guna menggelar turnamen-turnamen esports setelah mereka menyaksikan kemeriahan, kreativitas, dan positifnya nilai-nilai yang dihadirkan para insan esports nasional di ajang Eksibisi Esports PON XX Papua 2021," tegasnya.

Pada Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 kali ini, medali emas di empat kategori pertandingan dibagi rata oleh empat provinsi. 

Pada kategori MLBB, setelah melewati laga yang sengit melawan Tim Jawa Tengah di babak grand final, Tim Kalimantan Barat, yang terdiri dari Alrazali, Frengki, Kevin Almeyda,  Novianda Kusuma Prapanca dan Riandy, berhasil merebut medali emas. Perak diraih oleh Jawa Tengah dan perunggu diraih oleh Sulawesi Utara.

Pada kategori PUBG Mobile, Tim DKI Jakarta, yang terdiri dari Eksa, Jason, Bagas, dan Bagus berhasil menuai medali emas setelah menyisihkan Tim Papua Barat yang harus puas dengan medali perak dan Sulawesi Utara sebagai peraih medali perunggu. 

Sementara, untuk kategori Free Fire, medali emas berhasil direbut Tim Sulawesi Tenggara, yang terdiri dari Rafli Aidil Fitrah, Muhammad Fikri Alief, Sapri Danmas Budiana, dan Muhammad Tauhid. Medali perak direbut oleh Tim Bengkulu dan medali perunggu untuk kategori ini diraih oleh Tim Maluku.

Pada kategori PES 2021, Tim favorit Jawa Barat, yang diperkuat oleh Rizky Faidan dan Ferry Purnama Gumilang, berhasil meraih medali emas setelah menumbangkan tim kuat lainnya yaitu Tim Kalimantan Selatan yang harus puas dengan raihan pulang medali perak. Perunggu pada kategori ini direbut oleh Tim Gorontalo.

Meskipun diselenggarakan sebagai pertandingan persahabatan, pertandingan gim lokal karya anak bangsa Lokapala patut menjadi catatan tersendiri. 

Semangat untuk mengangkat gim karya anak bangsa di pentas prestisius nasional maupun global diharapkan akan mendorong bangkitnya industri pengembangan gim tanah air. Tak kalah dengan kategori-kategori utama, pertandingan persahabatan gim lokal Lokapala juga mendapatkan respons antusias dari publik.

Pada kategori ini, Tim Jeet Esports yang terdiri dari Dicxon Fernando, Dzikri Adinulloh, Gurbinder Singh, Vesa Herawan, dan Yohanes Ibrahim berhasil menjadi jawara setelah mengungguli Tim Dewa United yang diperkuat oleh Denis Haris Prayogo, Indrawan Prasetyo, Mokhamad Yusuf Afrizal, Muhammad Iqbal Bekasi, dan Roger Jeremy di peringkat kedua dan Tim Capital Esports yang terdiri dari Arbi Yusuf Ramanda, Fazri Rohi Dedza, I Kadek Arya Wiratama, Li men, dan R Asnawi di peringkat ketiga. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT