21 September 2021, 19:29 WIB

Media Group Apresiasi Perjuangan Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020


Ilham Ananditya | Olahraga

MI/Adam Dwi
 MI/Adam Dwi
Apresiasi bagi atlet paralimpiade Indonesia dari Media Group

MEDIA Group Network (MGN) mengapreasiasi perjuangan atlet Indonesia yang telah tampil pada Paralimpiade Tokyo 2020 lalu melalui gelaran sebuah program acara bernama Sang Juara, Selasa (21/9).

Apresiasi itu terwujud lewat bonus yang diberikan langsung oleh CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib kepada sembilan atlet yang meraih medali di ajang Paralimpiade Tokyo.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, serta jajaran pimpinan Media Group lainnya.

Berdasarkan pernyataan CEO Media Group, Mirdal Akib, Media Group akan memberikan bonus total sebesar Rp2 miliar.

"Terima kasih kepada seluruh atlet, karena sudah menginspirasi kita semua bahwa tidak ada yang namanya kata 'terbatas', selama kita memiliki mimpi yang besar," kata Mirdal Akib.

"Terima kasih karena saat ini pula terutama di masa pandemi, bahwa tidak mudah bagi kita untuk berprestasi. Ini merupakan bentuk inspirasi terbaik bahwa pandemi bukan halangan," lanjutnya.

Wakil Ketua MPR RI juga memberikan selamat atas kerja keras yang telah digapai para atlet di ajang paling bergengsi di Jepang pada awal Agustus lalu.

"Selamat kepada sahabat-sahabat semua tercinta, dan Pak Menpora. Tentulah ini sangat luar biasa, penuh haru, dan kebanggaan kawan-kawan semua sudah menunjukkan harapan itu ada di tengah situasi yang melelahkan di masa pandemi. Di luar itu, semoga ini menjadi semangat untuk tetap terus bergerak dan dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia," tutur Rerie, sapaan akrab bagi Wakil Ketua MPR RI.

Menpora Amali menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan untuk pembinaan olahraga nasional yang lebih masif.

Baca juga : PON XX Papua Cetak Sejarah dengan Laga Eksebisi Esport

"Sesuai dengan perintah Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan reviu total, maka lahirlah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Kita kini akan fokus pada persiapan Paralimpiade Paris 2024, tentunya ini akan menjadi beban karena target bakal lebih tinggi dari ini," tutur Amali.

Pada Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia mengirim 23 atlet untuk berjuang di tujuh cabang olahraga (cabor) berbeda.

Hasil jerih payah mereka mendulang sembilan medali dengan dua emas, tiga perak, dan empat perunggu yang berasal dari cabor bulu tangkis, angkat besi, tenis meja, dan atletik.

Leani Ratri Oktila sebagai peraih dua medali emas dan satu perak dari cabang para bulu tangkis membagikan sedikit cerita harunya ketika dapat memberikan emas bagi Indonesia.

"Ketika saya pertama kali bisa menaikkan bendera Indonesia di kancah internasional dan akhirnya saya bisa membanggakan orang tua itu menjadi pengalaman yang paling berkesan bagi saya," tutur Ratri.

Begitupun pasangan ganda putri Ratri, Khalimatus Sadiyah. Dirinya memiliki target untuk dapat menghadirkan emas khususnya untuk sang ibunda tercinta.

"Yang paling mendukung adalah keluarga, terutama ibu. Terima kasih ibu, sejak saya berangkat menuju Jepang sampai saya pulang, ibu masih berpuasa," ucap Khalimatus penuh haru.

Gelaran acara berjalan sukses dan tetap menjaga prokes 5M, semua peserta yang hadir di wajibkan untuk swab test, pengecekan suhu.

Acara tersebut ditutup dengan serah terima secara simbolis dari CEO Media Group, Mirdal Akib. (OL-7)

BERITA TERKAIT