10 September 2021, 18:17 WIB

KOI Siap Antarkan Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2022


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Pesta kembang api mewarnai pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

ANTUSIASME tinggi diusung Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dalam menyambut Asian Games 2022 Hangzhou. Setahun jelang penyelenggaraan, KOI siap mengantarkan para atlet Merah Putih untuk berpartisipasi di multi event olahraga empat tahunan di Asia.

Pesta olahraga akbar akan digelar pada 10-22 September 2022. Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga prestasi Merah Putih di kancah Asia. Saat menjadi penyelenggara Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Indonesia menempati posisi empat di klasemen akhir, dengan perolehan 31 medali emas, 24 perak dan 43 perunggu.

Baca juga: SEA Games Ditunda, Pelatnas PBSI Fokus Asian Games 2022

“Indonesia siap berpartisipasi di Asian Games Hangzhou. Komitmen pemerintah terhadap pembinaan prestasi olahraga kini semakin baik. Bahkan sebelum DBON diresmikan menjadi payung hukum, Kemenpora sudah berkomitmen mengadakan pelatnas untuk Asian Games,” ujar Ferry dalam keterangan resmi, Jumat (10/9).

Pada Juli lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan komitmen untuk melanjutkan pelatnas 2021, khususnya 20 cabang olahraga (cabor). Mayoritas cabor tersebut akan dipertandingkan di Asian Games Hangzhou.

Rinciannya, angkat besi, bulu tangkis, tenis, wushu, atletik, balap sepeda, voli pantai, dayung (kano dan rowing), karate, menembak, panahan, catur, senam, judo, renang, sepak bola, hingga taekwondo. Dewan Olimpiade Asia (OCA) bersama Panitia Penyelenggara Asian Games 2022 Hangzhou (HAGOC) menetapkan 40 cabor dari 61 disiplin.

Baca juga: Presiden: Bangun Industri Olahraga Modern Lewat Sinergi

Serta, 482 nomor event akan dipertandingkan di Asian Games edisi ke-19. Indonesia juga telah menerima undangan partisipasi resmi dari HAGOC pada akhir Agustus. “Memang ada cabor pendulang emas Indonesia yang tak lagi dipertandingkan di Hangzhou, seperti pencak silat dan jet ski. Namun, Indonesia tetap akan berjuang merebut medali,” pungkas Ferry.

Esports dan breakdancing menjadi cabor debut di Asian Games Hangzhou. Pada Asian Games Jakarta-Palembang, esport dipertandingkan, namun sebagai cabor ekshibisi dan medali yang diperoleh tidak diperhitungkan dalam klasemen. Sementara itu, breakdancing adalah cabor yang dipertandingkan di Olimpiade 2024 Paris.(KOI/OL-11)

BERITA TERKAIT