04 August 2021, 14:53 WIB

Tim Basket Australia Bertemu Juara Bertahan AS di Semifinal Olimpiade


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Aris MESSINIS / AFP
 Aris MESSINIS / AFP
Kapten Timnas basket Australia Patty Mills (tengah) ingin melewati pebasket Argetina Marcos Delia pada laga perempat final Olimpiade Tokyo. 

TIM nasional (Timnas) bola basket putra Australia akan memulai langkahnya untuk mencapai babak final Olimpiade 2020 Tokyo. Tim 'Negeti Kanguru' akan berhadapan dengan juara bertahan timnas basket Amerika Serikat (AS) di babak semifinal, Kamis, (5/8).

Timnas Australia yang dikenal dengan julukan 'Boomers' telah berusaha untuk finis di podium puncak Olimpiade sejak Melbourne 1956 tetapi belum juga berhasil, dan hanya berhasil meraih 4 medali perunggu sepanjang keikutsertaannya di Olimpiade.

Belum juga berhasil meraih medali emas Olimpiade, kapten tim Australia Patty Mills percaya bahwa Olimpiade Tokyo adalah waktu yang tepat untuk merebut medali emas pertama mereka, dan mereka siap mengalahkan tim basket AS.

"Kami sangat berpengalaman," kata Mills saat ditanya terkait peluang kemenangan melawan tim Amerika Serikat, dikutip dari AFP, Rabu, (4/8).

"Kami telah berada di tahap ini berkali-kali dan belum melewati batas. Dan kami saat ini telah menyiapkan itu semua, jadi saya pikir kami sangat siap untuk saat ini, untuk tahap ini, untuk membuat langkah berikutnya," ucapnya.

Disebutkan oleh Mills, kebersamaan yang kuat antara pemain Australia akan membawa pengaruh positif pada pertandingan nanti, dan ia yakin skuadnya akan membuat gebrakan besar di pertandingan semifinal.

"Ada sebuah kebersamaan dan persahabatan yang kuat dalam tim kami, dan fokus yang tajam pada apa yang kami coba capai di sini," sebut Mills.

"Hal itu tumbuh bersama-sama membuat kami menjadi lebih kuat. Ini adalah budaya semangat Australia, melakukannya untuk kebaikan yang lebih besar, dan kami memahami untuk siapa kami melakukannya," tegasnya.

Jika melihat penampilan tim Australia di Olimpiade 2020 Tokyo, tim peringkat tiga dunia itu unggul dibandingkan dengan Tim Amerika Serikat.

Di Olimpiade Tokyo 2020, Australia tampil kuat sebagai juara grup B dengan merebut tiga kemenangan di fase grup melawan Jerman, Italia, dan Nigeria.

Sementara tim Amerika serikat melaju ke semifinal sebagai runner-up Grup A di mana mereka menerima satu kekalahan atas tim basket Prancis 76-83 di fase grup.

Senada dengan Mills, bintang NBA yang memperkuat tim Australia, Joe Ingles, mengatakan memenangkan medali emas adalah satu-satunya hal yang tengah diincar skuadnya, dan dia memastika timnya akan berjuang keras di pertandingan semifinal.

"Kami memiliki satu tujuan dalam pikiran, yaitu memenangkan medali emas dan pergi dari sini membwanya pulang," tegas Ingles.

"Kami akan beristirahat, memulihkan diri, tentu kami memyadari siapa yang kami lawan. Namun hal terbesar bagi kami sekarang adalah sisi pemulihan," imbuhnya.

Bentrokan pada Kamis (5/8), akan membawa Mills melawan pelatih lamanya di San Antonio Spurs, Gregg Popovich. Dan Mills mengatakan dirinya akan mengesampingkan persahabatanya dengan Popovich sebentar saja.

"Dia (Popovich) jelas sangat berarti bagi saya untuk waktu yang sanga lama, sekitar satu dekade. Tentu dia membantu membentuk saya menjadi siapa saya hari ini, baik di lapangan maupun di luar lapangan," ucap Mills.

"Tapi ketika anda sampai pada situasi ini, dan kami berdua mewakili negara kami yang sangat kami cintai, saya rasa ini adalah peluang besar. Dan tidak ada peluang yang lebih besar untuk mewakili negara anda selain di sini," tukasnya. (Rif/AFP/OL-09)

BERITA TERKAIT