03 August 2021, 15:54 WIB

Menpora Masih Hitung-hitungan Bonus Atlet Peraih Medali Olimpiade


Akmal Fauzi | Olahraga

AFP
 AFP
Ganda Putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu mampu mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dari olahraga Bulu Tangkis..

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan, pemerintah pasti akan memberikan apresiasi terhadap atlet yang mendapat mendali di Olimpiade Tokyo 2020. Namun, Zainudin menegaskan, besaran jumlah bonus masih didiskusikan.

"Sedang kami diskusikan. Tunggu saja saatnya akan saya umumkan resmi. (Nominalnya bonus) yang beredar sekarang itu bukan info resmi dari Menpora," kata Zainudin saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (3/8).

"Pemerintah pasti akan memberikan apresiasi. Nanti kalau sudah final hitungannya pasti segera saya akan umumkan," lanjutnya.

Wakil Merah Putih sudah mendapatkan total lima medali pada Olimpiade tahun ini yang terdiri satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Medali emas berhasil disabet oleh ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu dari cabang bulu tangkis.

Medali perak dipersembahkan Eko Yuli dari angkat besi. Sementara perunggu diraih oleh Windya Cantika dan Rahmat Erwin Abdullah (angkat besi) dan Anthony Ginting (bulu tangkis).

Saat ditanya ihwal bonus bagi seluruh atlet maupun pelatih yang berlaga di Olimpiade Tokyo, Zainudin belum mau menjawab secara rinci.

"Tunggu saja ya," kata Zainudin.

Baca juga: Luca Doncic Bawa Slovenia ke Semifinal Usai Libas Jerman

Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda, meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga memberikan bonus kepada atlet yang meraih medali di Olimpiade Tokyo langsung tanpa ada penundaan.

"Kami minta Kemenpora bersama Pemerintah RI langsung memberikan bonus kepada mereka. Jangan ada istilah tertunda atau istilah delay," kata Huda.

Terpisah, Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan, peringkat Indonesia di Olimpiade Tokyo masih belum aman karena ajang pesta olahraga sejagat itu masih berlangsung.

Pada Selasa (2/8) pukul 15.30, Indonesia berada di urutan 37 dengan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Indonesia turun dua posisi jika dibandingkan Senin (2/8) malam. Indonesia mencanangkan target bisa tembus 40 besar di Olimpiade Tokyo 2020.

"Soal peringkat, peringkat yang ada belum aman, karena olimpiade belum selesai, penutupan baru aman. Kami tetap berharap seperti target yang dicanangkan," kata Gatot.

Kontingen Indonesia sudah dipastikan tidak bisa menambah perolehan medalinya meskipun Olimpiade Tokyo 2020 masih akan berlangsung sampai 8 Agustus 2021.

Meski demikian, pencapaian Kontingen Indonesia kali ini sudah meningkat dibandingkan dengan Olimpiade Rio 2016.

Pada Olimpiade Rio 2016, Kontingen Indonesia menempati peringkat ke-40 klasemen akhir medali dengan raihan satu emas dan dua perak. (OL-4)

BERITA TERKAIT