24 July 2021, 10:34 WIB

Tampil di Olimpiade Perdana, Vidua Rafika Mengaku Dapat Pengalaman Berharga


Basuki Eka Purnama | Olahraga

ANTARA/Aditya Pradana Putra
 ANTARA/Aditya Pradana Putra
Atlet menembak Indonesia Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba

ATLET menembak Indonesia Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba mengaku mendapatkan pengalaman berharga pada debutnya di Olimpiade Tokyo 2020 meski tidak lolos kualifikasi di nomor 10 meter Women's Air Rifle.

"Kualifikasi sudah berjalan dan lancar. Tapi, ini kan Olimpiade pertama dan saya harus belajar jadi memang harus cari pengalaman," kata Vidya, dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/7).

Di nomor tersebut, Vidya hanya mampu menempati peringkat ke-35 dengan raihan skor 622 sehingga tidak lolos ke babak final.

Baca juga: Vidya Rafika Tersingkir di Babak Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020

Rekor baru kualifikasi Olimpiade 10 meter Women's Air Rifle dicetak oleh Jeanette Hegg Duestad dari Norwegia dengan skor 632,9 di peringkat pertama.

Selain Jeanette, ada tujuh petembak lain yang lolos kualifikasi, yakni Heemoon Park (Korsel), Mary Tucker (AS), Eunji Kwon (Korsel), Oceanne
Muller (Prancia), Qian Yang (China), Nina Christen (Swiss), and Anastasiia Galashina (Rusia).

"Tampil di Olimpiade ini ibaratnya memulai semuanya dari nol. Apalagi, ini nomor pertama yang aku juga mainkan di Olimpiade," ujar atlet asal Depok, Jawa Barat itu.

Perempuan kelahiran 27 Mei 2001 itu merupakan satu-satunya penembak Indonesia yang melaju ke Olimpiade Tokyo 2021 dan akan bertanding di dua nomor.

Nomor pertama, 10 meter Women's Air Rifle, yang berlangsung Sabtu (24/7) ini di Asaka Shooting Range, Jepang.

Sementara di nomor kedua, Vidya akan tampil di Women's 50 meter Rifle Three Positions pada 31 Agustus mendatang dan bersaing dengan wakil dari Kuba, Rep Ceko, dan Swiss. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT