30 April 2021, 14:07 WIB

Pesumo Jepang Hibikiryu Meninggal Dunia Usai Terjatuh Saat Tarung


mediaindonesia.com | Olahraga

STR / JIJI PRESS / AFP
 STR / JIJI PRESS / AFP
Pesumo Yokozuna Hakuho (kanan) menajutuhkan lawannya Kagayaki di Grand Sumo Tournament, Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu.

SEORANG pegulat sumo Jepang meninggal sebulan setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Sebelum dirawat, ia bertanding dan terjatuh dari atas arena pertarung dengan kondisi kepalanya membentur lantai pada Jumat (26/3/2021).

Dugaan kuat kematian pesumo bernama Mitsuki Amano berusia 28 tahun yang terkenal dengan julukan ‘Hibikiryu’ itu sempat dibiarkan beberapa menit setelah terjatuh dari arena.

Kematian Hibikiryu menjadi perbincangan soal kelengahan petugas medis saat pertarungan sumo. Kini parat petugas medis yang memberi pertolongan saat pertarungan sumo mendapat hujan kritik. Termasuk sorotan tak hadir petugas medis di sisi arena sumo.

Pada Rabu (28/4), pihak Asosiasi Sumo Jepang melaporkan bahwa Amano sempat kesulitan bernapas setelah insiden terjadi dari atas arena.  

"Semoga jiwanya beristirahat dalam damai, dan kami mengucapkan terima kasih yang tulus" kata Asosiasi Sumo Jepang menyampaik duka atas kematian atlet sumo ‘Hibikiryu’.

 Selama ini, dokter yang ditugaskan memberi pertolongan medis kepada pesumo kerap terlambat. Mereka biasanya menunggu pertolongan sampai pegulat sumo berdiri sendiri.

Para dokter seharusnya paham saat seorang pegulat mengalami cedera parah termasuk cedera patah tulang belakang.

Akan tetapi, Asosiasi Sumo Jepang mengatakan,"Hubungan sebab akibat antara kematian pegulat dan cederanya tidak jelas pada saat ini".

"Mengenai bagaimana meningkatkan sistem medis darurat, kami akan mengumumkan sesuatu ketika kami memutuskannya secara resmi," kata seorang juru bicara kepada AFP.

Beberapa harian olahraga Jepang mengatakan Asosiasi Sumo Jepang sedang membahas perubahan termasuk menempatkan dokter di pinggir ring, seperti halnya dalam tinju profesional.

Memang selama ini belum ada laporan pegulat sumo  yang meninggal setelah cedera dalam perkelahian. Namun, kini bahaya olahraga dan standar medis di ‘Negeri Sakura’ telah menjadi sorotan. (AFP/OL-09)

 

BERITA TERKAIT