14 March 2021, 13:50 WIB

Tiba di Inggris, Skuad Merah-Putih dalam Keadaan Sehat


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Dok PBSI
 Dok PBSI
Rionny Mainaky

USAI melakukan perjalanan selama kurang lebih 20 jam, skuad merah-putih akhirnya mendarat di Birmingham, Inggris. Dan langsung menjalani isolasi mandiri di dalam kamar hotel sebelum bertanding di kejuaraan All England pada 17-21 maret mendatang.

Kepala Bidang Pembinaan Preatasi PP PBSI Rionny Mainaky mengatakan tim bulutangkis Indonesia saat ini dalam kondisi sehat dan telah melakukan pengujian PCR setibanya di Birmingham.

"Puji tuhan kami sudah tiba dengan selamat di Birmingham dan saat ini sudah berada di hotel. Sesampainya dinhotel kami langsung melakukan swab tes PCR. Mudah-mudahan hasilnya negatif semua," ucap Rionny dalam keterangan resmi PBSI, Minggu, (14/3).

"Sekarang kami sedang menunggu hasilnya paling cepat 12 jam. Sampai hasil PCR keluar, kami tidak bisa keluar kamar jadi kami harus menunggu di kamar masing-masing," terangnya.

Disebutkan oleh Rionny, kemungkinan tim baru akan mendapatkan jadwal latihan pada Senin (15/3) waktu setempat.

"Untuk latihan, kami baru mendapatkan jadwal latihan hari Senin nanti," sebutnya.

Sementara itu, Jelang pertandingan All England Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengatakan ia langsung menjaga fokusnya untuk pertandingan.

"Sejauh ini persiapa sudah berjalan lancar. Kondisi saya juga sehat, jadi sekarang tinggal jaga fokus, jaga semangat, dan daya juang di pertandingan," sebut Ginting.

Baca juga : Petinju Legendaris Marvin Hagler Tutup Usia

"Di kondisi new normal ini memang semua harus saya tingkatkan karena banyak hal yang berubah. Seperti tidak ada supporter dan lain-lain. Itu cukup berpengaruh," imbuhnya.

Ginting yang saat ini menduduki peringkat lima dunia itu mengaku bahwa dirinya sempat dihinggapi kekhawatiran jelang pertandingan All England.

"Saya memang sempat khawatir dengan situasi dan kondisi saat ini. Tapi semua harus dilewati dan dilawan dari diri sendiri. Karena sebagai atlet profesional tidak boleh ada alasan apapun. Jadi nanti saya mau coba menunjukkan yang terbaok dari satu pertandingan ke pertandingan lain," tukasnya.

Dapat diketahui, PBSI mengirimkan tujuh wakil untuk All England 2021 setelah sebelumnya tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung dan Tunggal Putra Tommy Sugiarto memutuskan mundur dari turnamen BWF World Tour Super 1000 itu.

Gregoria dinilai belum siap lantaran ada masalah pada bagian pahanya, sementara Tommy menarik diri karena alasan pribadi. Di kejuaraan itu PBSI mematok target juara sebanyak-banyaknya, dan berharap Indonesia dapat mempertahankan rantai raihan gelar sejak 2016 lalu. (PBSI/OL-2)

 

BERITA TERKAIT