11 June 2020, 13:40 WIB

New Normal Covid-19, Atlet Taekwondo Masih Berlatih di Rumah


Deden Muhamad Rojani | Olahraga

Antara/Inasgoc/Sunyoto
 Antara/Inasgoc/Sunyoto
Atlet taekwondo putri Defia Rosmaniar

Atlet taekwondo putri, Defia Rosmaniar mengatakan setelah diberlakukannya masa kenormalan baru oleh pemerintah, latihan atlet taekwondo masih dilakukan secara mandiri di rumah.

Defia menjelaskan bahwa Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) belum dibuka hingga sekarang, setelah ditutup pasca munculnya pandemi virus covid-19.

“Masih di rumah (latihan mandiri). Dipulangkan. (Pelatnas dibuka kembali) Kayaknya bulan depan,” ungkap Defia saat dihubungi, Kamis (11/6).

Awalnya, imbuh Defia, semua atlet taekwondo dipulangkan kecuali atlet yang akan ikut Olimpiade. “Namun, ada masalah covid-19 ini, sehingga kita dipulangkan ke rumah, ungkapnya.

Baca juga: 30 Persen Staf Adidas di AS akan Diisi Warga Kulit Hitam & Latin

Selama masa latihan mandiri di rumah, Defia mengaku belum ada penambahan intensitas latihan yang dilakukan. Menurutnya, pola latihan masih sama mengikuti materi seperti yang diberikan sebelumnya.

“Materinya sama seperti yang pernah dikasih, seperti fisik penguatan, beberapa basic tendangan dan tangan. Sisanya mengulang tehnik-teknik yang belum dikuasai,” papar Defia.

Menjalani latihan mandiri bukan hal yang mudah bagi Defia. Pasalnya dia tidak punya teman untuk berlatih. “Soalnya di lingkungan rumah, hanya saya sendiri yang atlet. Jadi, saya harus latihan sendiri. Kadang-kadang masih ada rasa bosan dan pengen cepat beres covid-19 ini, sehingga bisa latihan kembali ke Pelatda atau Pelatnas," ungkapnya.

Menurut Defia, kendala latihan tidak ada teman, tapi harus latihan, semangatnya agak kurang. "Teman atlet taekwondo satu kota ada, cuma mereka takut untuk keluar rumah,” tuturnya.

Untuk bisa berlatih bersama atlet taekwondo lain, Defia menyebut program latihan secara virtual belum terlaksana karena belum ada arahan dari pelatih dan belum dibentuk tim.

“Latihan virtual sudah ada, tapi belum mulai. Karena covid-19 ini PON Papua diundur, sehingga kami belum bisa kembali lagi ke Pelatda," sambungnya.

Mungkin kalau sudah kembali ke Pelatda, kata Defia, dan sudah ada tim inti, latihan virtual bisa dilakukan. "Jadi, sekarang latihan masing-masing dengan materi yang sudah pernah dikasih,” pungkas Defia. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT