07 September 2023, 13:51 WIB

Pabrik Aqua Solok Bantu Petani Kembangkan Sistem Pertanian Aquaponik


Media Indonesia | Nusantara

Ist
 Ist
Pabrik Aqua Solok kegiatan Aquaponik di Dusun 3 Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

PABRIK Aqua Solok meneguhkan komitmennya sebagai perusahaan yang menyelaraskan antara kegiatan bisnis dengan keberlanjutan lingkungan, lewat program tanggung jawab sosial lingkungan berupa kegiatan Aquaponik di Dusun 3 Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

Aquaponik adalah salah satu bentuk perkembangan teknologi dalam proses budi daya sayuran, dengan memanfaatkan air dari budi daya ikan nila yang diolah pada sistem filtrasi kolam sehingga dapat dimanfaatkan sebagai nutrisi untuk tanaman sayur.

Baca juga: Danone-AQUA dan Pemkot Bandung Revitalisasi Area Kuliner di RS Hasan Sadikin

Pada akhir Agustus 2023 lalu kelompok binaan Pabrik Aqua Solok -- kelompok Rumah Pangan Lestari (RPL) bersama mitra pelaksana Human Initiative melakukan kegiatan pindah tanam sayur kangkung ke modul aquaponik.

“Kangkung ini telah disemai selama 10 hari pada nampan semai dengan media tanam menggunakan rockwool, sementara air kolam ikan pun diolah menggunakan filter. Pindah tanam dilakukan untuk mempercepat proses pertumbuhan sayur kangkung," jelas Stakeholder Relations Pabrik Aqua Solok Azrai dalam keterangan, Kamis (7/9).

Baca juga: Rahasia Pengelolaan Sumber Daya Air Danone-Aqua

“Dengan sistem aquaponik ini anggota kelompok Rumah Pangan Lestari akan mendapatkan keuntungan lebih, yaitu tiga kali panen sayur dan satu kali panen ikan dalam satu siklus budidaya. Selain itu kelompok juga tidak perlu membeli pupuk lagi untuk sayur kangkung dan sayur yang dihasilkan bersifat organic,” tambah Azrai.

Baca juga: Pabrik Aqua Klaten Bantu Pengaturan Air Irigasi dari Bendung Bagor, Klaten 

Selain budi daya aquaponik, kelompok juga menanam kopi jenis arabika di lahan masing-masing. Ini dilakukan untuk meningkatkan hasil panen kopi di Kayu Aro karena sekarang sudah ada rumah pengolahan kopi Kayu Aro. Sehingga para petani dapat menjual langsung hasil panen kopinya dengan harga yang lebih kompetitif.

Kopi yang akan ditanam secara keseluruhan berjumlah 2.500 batang dimana penanaman dilakukan secara bertahap untuk masing-masing kelompok sebanyak 125 batang. (RO/S-4)

BERITA TERKAIT