13 July 2023, 21:38 WIB

Masih Banyak yang Tercecer, Polisi Terus Cari Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Sleman


Agus Utantoro | Nusantara

Medcom
 Medcom
Tim SAR dan Polresta Sleman melanjutakan pencarian tubuh korban mutilasi.

POLRESTA Sleman dibantu relawan SAR, melakukan penyisiran di alur Sungai Bedog untuk mencari potongan-potongan tubuh korban mutilasi. Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi, Kamis, menjelaskan diduga masih banyak bagian tubuh korban yang masih tercecer.

"Kami menerjunkan tim untuk penyusutan dengan area yang lebih luas lagi," katanya, Kamis, (13/7).

Ia menambahkan, dari potongan-potongan yang sudah ditemukan sebelumnya, baru bagian tangan, kaki dan beberapa potongan lainnya yang belum bisa mengarahkan siapa yang menjadi korban mutilasi ini.

Baca juga: Korban Mutilasi di Sleman Diduga Bukan Warga Setempat 

Bahkan, menurut Kapolresta Sleman itu, hingga saat ini polisi masih belum bisa menentukan secara pasti, yang menjadi korban mutilasi ini laki-laki atau perempuan.

Yuswanto membenarkan saat awal ditemukannya potongan tubuh manusia pada Rabu malam, ditemukan bungkusan yang berisi pakaian perempuan. Namun demikian, ujarnya, masih belum ditemukan relasi antara pakaian tersebut dengan korban, sehingga belum dapat digunakan untuk menyimpulkan jenis kelamin korban.

Baca juga: Ungkap Kasus Mutilasi Sleman, Polisi Periksa 3 Saksi

Di sisi lain, jelasnya, polisi juga belum menemukan kepala korban, sehingga belum dapat diketahui wajah maupun hal lain yang mengarahkan ke identitas korban.

Polisi lanjutnya, menduga lokasi yang berada di bawah jembatan Sungai Bedog di perbatasan Kelurahan Wonokerto dan Kelurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Sleman ini hanya digunakan untuk membuang.

"Kami menduga korban dibunuh di tempat lain dan kemudian jenazahnya dibuang di sini," katanya.

Hal itu karena lokasi pembuangan tersebut relatif sering didatangi orang dan pula, temuan potongan juga tidak semuanya berada di bawah jembatan atau di badan sungai tetapi ada pula yang berada di pinggir jalan. Untuk mencari identitas pelaku dan korban, polisi saat ini terus melakukan penyelidikan.

"Kami juga sudah memeriksa beberapa orang saksi," kata Kapolres.

Untuk mencari pelaku, polisi juga akan memeriksa kemungkinan adanya rekaman CCTV yang berada di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara). Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa ada keluarganya yang menghilang atau yang memiliki informasi terkait dengan mutilasi tersebut diharapkan bersedia memberikan informasi kepada polisi.

(Z-9)


 

BERITA TERKAIT