30 May 2023, 07:00 WIB

Kebakaran Pasar Arjosari Pacitan Timbulkan Kerugian Hingga Rp400 Juta


Andhika Prasetyo | Nusantara

MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
Ilustrasi

Bupati Pacitan, Jawa Timur, Indrata Nur Bayuaji memastikan pihaknya segera melakukan inventarisasi kerugian dampak kebakaran Pasar Arjosari yang menyebabkan sedikitnya 14 kios sembako ludes dilalap api.

Berdasarkan hasil inventarisasi sementara, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp400 juta. Nilai tersebut belum termasuk dampak nonmateriil seperti mandeknya aktivitas transaksi di pasar yang sementara ditutup total untuk kepentingan penyidikan.

"Yang pertama-tama, tentu kami sangat prihatin atas kejadian ini. Pedagang tidak hanya kehilangan tempat berjualan serta barang dagangannya, tapi juga aktivitas ekonomi (di pasar) menjadi terganggu," ujar Indrata usai di Pacitan, Jawa Timur, Senin (29/5).

Baca juga: Rekomendasi 10 Pantai di Pacitan Jawa Timur, Cocok untuk ‘Healing’ Libur Lebaran

Untuk penanganan sementara, lanjut dia, Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja akan melakukan koordinasi dengan paguyuban pedagang pasar untuk memberikan bantuan kepada para pelaku usaha yang terdampak.

"Apakah para pedagang masih punya stok? Jika dagangannya habis nanti yang dijual apa. Ya seperti itu. Kita tunggu dulu saja hasilnya seperti apa," tuturnya.

Baca juga: Puluhan Lapak Pemulung dan Rumah Petakan di Duren Sawit Ludes Terbakar

Pasar Arjosari merupakan pasar utama dan terbesar di Kecamatan Arjosari.

Lokasinya yang strategis di jalan raya Pacitan-Ponorogo dan berada di jalur urat nadi ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Nawangan, Tegalombo dan sekitarnya membuat pasar tersebut kerap menjadi jujugan warga dan pedagang daerah pedalaman untuk belanja.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kebakaran di Pasar Arjosari terjadi pada Minggu (28/5) sore. Sebanyak 14 kios yang hangus terbakar merupakan toko yang menjual bahan pangan pokok. (Ant/Z-11)

BERITA TERKAIT