30 March 2023, 13:48 WIB

Pemda Ingin Bangun Pasar Induk, Presiden: Bagus untuk Kontrol Stok


Mediaindonesia.com | Nusantara

BPMI Setpres
 BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo sedang mengecek stok beras di gudang Perum Bulog di Sulawesi Selatan.

Presiden Joko Widodo menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang ingin membangun pasar induk beras di wilayah tersebut. Menurutnya, langkah itu sangat positif karena pasar induk bisa menjadi instrumen pengontrol stok bahan pokok pangan secara akurat.

“Ya, bagus. Kalau ada pasar induk itu mengontrol stok, mengontrol perputaran uang di perberasan menjadi lebih mudah. Seperti kita punya pasar induk di Cipinang (Jakarta) stoknya harus berapa, bulan ini harus berapa, semua menjadi jelas,” ujar Jokowi seusai meninjau ketersediaan stok beras di Gudang Bulog Batangase, Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3).

Keberadaan pasar induk di Sulsel, lanjutnya, juga akan memudahkan para petani dalam menjual hasil panen.

Baca juga: Sulawesi Selatan Surplus Beras, Jokowi: Segera Distribusikan ke Wilayah Lain

“Kalau nanti ada pasar induk, itu akan memudahkan petani untuk menjual. Memudahkan Sulawesi Selatan untuk menentukan, ini bisa dijual keluar atau di stok untuk kebutuhan sendiri. Itu juga menjadi jelas,” ucap mantan wali kota Surakarta itu.

Sementara itu, penyerapan beras oleh Bulog di awal 2023 khususnya di Sulawesi Selatan mengalami penurunan cukup drastis jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Baca juga: Fraksi Nasdem: Panen Raya Padi Melimpah, Impor Beras Keputusan Salah Kaprah

Penurunan tersebut terjadi karena banyaknya beras dari Sulawesi Selatan yang langsung didistribusikan ke provinsi-provinsi lain.

“Memang ada penurunan yang lumayan drastis. Biasanya Maret itu sudah sampai 40 ribu, 50 ribu ton. Ini di bulan yang sama baru 6 ribu ton,” ujar Presiden.

Secara nasional, pemerintah menargetkan pada 2023 Bulog bisa menyerap gabah untuk dijadikan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 2,4 juta ton.
Kepala negara mengatakan pemerintah akan terus berupaya meningkatkan ketersediaan beras sehingga bisa memenuhi kebutuhan di seluruh provinsi di Indonesia.

“Kita harapkan stok di semua provinsi, persediaan beras di semua provinsi itu pada kondisi yang normal,” tandasnya. (Z-11)

BERITA TERKAIT