08 February 2023, 16:22 WIB

Pesisir Pantai Palabuhanratu Diterjang Gelombang Pasang


Benny Bastiandy | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Sejumlah nelayan di Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, tidak melaut karena gelombang pasang.

PESISIR pantai Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diterjang gelombang pasang atau banjir rob sejak tiga hari terakhir. Sejumlah bangunan yang berada di bibir pantai pun ikut terdampak.

Tim Relawan Jakarta Rescue Unit Palabuhanratu, Asep Edom Saepulloh, menerangkan bahwa naiknya air laut di pesisir pantai Palabuhanratu terpantau terjadi sejak Minggu (5/2). Biasanya air laut naik saat malam.

"Sudah hari ketiga kejadiannya. Ombak besar datangnya malam hari. Gelombang pasang atau banjir robnya itu sekitar jam 7 atau pukul 19.00 WIB atau kisaran pukul 20.00 WIB," kata Asep dihubungi Media Indonesia melalui telepon selulernya, Rabu (8/2).

Hingga kini, kata Asep, hasil pendataan di lapangan, naiknya gelombang air laut menyebabkan tiga bangunan warung di bibir pantai mengalami rusak berat. Beberapa bangunan warung lain kondisinya rusak ringan.


Baca juga: Polisi Kerahkan Helikopter untuk Cari Penumpang Susi Air


"Tiga bangunan warung yang rusak berat rata dengan tanah. Tidak tersisa," terang Asep.

Kondisi saat ini diperparah juga dengan terjadinya cuaca ekstrem. Akhir-akhir ini berhembus angin kencang sehingga tak sedikit atap bangunan warung di bibir pantai beterbangan.

"Tiga hari terakhir angin kencang terus dari arah laut. Asbes di beberapa warung beterbangan," tuturnya.

Sejauh ini tidak dilaporkan ada korban luka pada kejadian tersebut. Asep mengaku sejak awal sudah mengantisipasi bakal terjadinya gelombang pasang berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Kami sering mengimbau masyarakat, terutama yang ada di sepanjang pantai untuk waspada dan hati-hati. Terutama saat berada pada jam air pasang," pungkasnya. (OL-16)

 

BERITA TERKAIT