09 December 2022, 17:08 WIB

Sembilan Orang Tewas dan 11 Berhasil dievakuasi dari Tambang di Sawahlunto


Siti Yona Hukmana | Nusantara

ANTARA FOTO/Derky Azmadi
 ANTARA FOTO/Derky Azmadi
Suasana lokasi ledakan tambang batu bara yang dikelola PT Nusa Alam Lestari (PT NAL) di Desa salak, Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Sumbar.

JUMLAH korban tewas dalam peristiwa ledakan di tambang batu bara di Desa Salah, Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Sumatra Barat (Sumbar), bertambah. Total korban tewas bertambah dua dari yang semula tujuh.

"Hingga pukul 15.33 WIB korban sudah terevakuasi 11 orang, satu orang luka berat, satu orang Kritis, dan sembilan orang meninggal dunia," kata Kasi Ops Basarnas Padang, Octavianto saat dikonfirmasi, hari ini.

Octa mengatakan seluruh korban saat ini dibawa ke RSUD Kota Sawahlunto. Tim SAR Gabungan masih berupaya mengevakuasi satu korban lainnya.

Baca juga: Tambang Batu Bara Meledak di Sawahlunto, 4 Orang Tewas

Ledakan pada tambang batu bara yang dikelola PT Nusa Alam Lestari (PT NAL) di Kota Sawahlunto itu meledak pukul 09.00 WIB, Jumat, 9 Desember 2022. Saat para pekerja lubang memulai aktivitas penambangan tambang dalam, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT NAL, Dian Firdaus melihat dari dalam lubang mengeluarkan kepulan asap dan diiringi letupan kecil.

Selanjutnya, Kepala Teknik Tambang memerintahkan kepala lubang untuk melakukan pengecekan ke dalam lubang. Sebanyak 15 orang pekerja sempat terjebak. Kini, sisa satu pekerja lainnya masih berada di dalam. Diperkirakan pekerja lubang tambang yang masih terkurung di dalam lubang berada pada kedalaman 200 meter.(OL-4)

BERITA TERKAIT