08 December 2022, 13:49 WIB

BEAM Rapid Response Rangers Dukung Tertib Parkir di Kota Bogor


mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
BEAM Rapid Response Rangers yang beroperasi di Kota Bogor.

ENAM minggu setelah sukses meluncurkan armada perdananya di Kota Bogor,  puluhan ribu warga yang mendaftar ke BEAM Mobility, perusahaan mobilitas mikro terbesar di Asia Pasifik.

Tak hanya itu, tercatat perjalanan baru dalam setiap 3 menit. Karena itu, BEAM Mobility terus berupaya untuk memberikan pelayanan optimal bagi penggunanya dan masyarakat kota Bogor.

BEAM Mobility yang didirikan pada tahun 2018 adalah perusahaan mobilitas mikro berbagi terbesar di Asia Pasifik dengan misi untuk mengubah gaya mobilitas singkat dan mewujudkan mobilitas yang lebih baik.

BEAM Mobility telah beroperasi di negara seperti Australia, Selandia Baru, Korea Selatan,Turki, Thailand, Malaysia dan akan berkembang ke negara Jepang dan Indonesia.

BEAM Mobility melakukan bekerja sama dengan kota-kota untuk menghadirkan moda transportasi baru yang aman, terjangkau dan berkelanjutan dengan armada seperti sepeda listrik atau skuter

"Untuk itu, Beam bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor untuk menentukan lokasi parkir armada Beam yang baru," kata Country Head BEAM Indonesia, Ady Muzadi, dalam keterangan, Kamis (8/12).

Baca juga: GoTo PHK 1.300 Karyawan atau 12 Persen dari Total Karyawannya

BEAM Mobility juga melanjutkan inisiasi dengan memperkenalkan aturan parkir Beam yang baru sebagai komitmennya untuk melindungi kenyamanan masyarakat kota Bogor.

Aturan Parkir Beam terdiri dari sejumlah langkah pencegahan untuk memastikan bahwa kendaraan diparkirkan di lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya.

Berikut adalah aturan parkir Beam yang baru, menurut Ady, pertama. BEAM memperkenalkan BEAM Rapid Response Rangers, sebuah tim yang terlatih secara khusus untuk berpatroli di seluruh kota Bogor selama 24 jam.

BEAM Rapid Response Ranger bertugas untuk memastikan armada diparkir di tempat yang tepat, dan merespon dalam hitungan menit untuk setiap keluhan masyarakat atau pemerintah kota jika ada armada yang diparkir di tempat yang tidak sesuai atau berbahaya.

Kedua, BEAM meluncurkan kampanye komunikasi yang ditujukan bagi para pengendara, berjudul "Parkir dengan Baik" ("Park Kind").

"Kampanye inijuga akan memperkenalkan maskot animasi baru yang disebut "B", yang akan membantu mengedukasi para pengguna bagaimana parkir dengan baik tanpa menghalangi aktivitaswarga Bogor lainnya," jelas Ady.

Seluruh pesan kampanye akan dikomunikasikan kepada para pengendara melalui aplikasi, situs web Beam, stiker dan hangtag pada kendaraan mereka, serta email massal kepada semua pengguna yang terdaftar.  Kampanye ini dapat dilihat di www.ridebeam.com/park-kind-indonesia.

Ketiga, setiap tempat parkir yang ditentukan telah dinilai risikonya, bekerja sama dengan Kantor Wali Kota untuk memastikan kendaraan tidak menyebabkan halangan atau bahaya bagi warga lainnya.

Keempat, setiap tempat parkir yang telah ditentukan akan ditandai dengan stiker khusus, yang dapat membantu pengendara mengidentifikasi lokasi parkiryang tepat.

Kelima, untuk mendorong kepatuhan parkir, BEAM meningkatkan denda dari Rp10.000 menjadi Rp15.000, bagi pengguna yang parkir di luar tempat yang telah ditentukan.

"Selama beberapa minggu mendatang, BEAM akan menempelkan stiker di setiap sisi armada dengan kode QR yang dapat dipindai dan digunakan warga untuk melaporkan armada yang tidak diparkir dengan benar," katanya.

"Pesan-pesan ini akan langsung diterimaolehBEAM Rapid Response Rangers yang bertugas, yang kemudian akan memindahkan armada tersebut," ujar Ady.

Ady mengatakan “Aturan parkir BEAM yang baru ini menunjukkan komitmen kami untuk menjaga jalanan Kota Bogor yang rapi dan teratur untuk dinikmati seluruh masyarakat Bogor.

"Sambil terus menawarkan pilihan transportasi bersertifikat Climate Neutral yang murah dan nyaman bagi pengguna kami," ujar Ady. (RO/OL-09)

 

 

BERITA TERKAIT