02 December 2022, 17:32 WIB

Pemkot Palu Gencarkan Upaya Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS


M Taufan SP Bustan | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
HIV/AIDS

PEMERINTAH Kota Palu, Sulawesi Tengah, terus memaksimalkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah HIV/AIDS. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palu, Ilham mengatakan, medio Januari hingga Oktober 2022, kasus HIV/AIDS di Palu berjumlah 151 atau mengalami penaikan dari tahun sebelumnya  yang hanya 113 kasus.  

Oleh karena itu, lanjut Ilham, sosialisasi dan edukasi tidak hanya harus dilakukan oleh Dinkes. Melainkan juga harus melibatnya pelbagai pihak. "Makanya kami sudah menggandeng organisasi, maupun lembaga swadaya masyarakat sebagai mitra kerja," ujarnya, Jumat (2/12).

Bahkan, menurut Ilham, Dinkes bersama mitra kerjanya itu telah turun ke lapangan untuk percepatan pencapaian program pengendalian HIV/AIDS dan penyakit infeksi menular seksual (PIMS). "Selain itu kami juga meningkatkan kepedulian masyarakat tentangpentingnya tes voluntary counselling and testing (VCT) secara sukarela melalui layanan konseling yang dibuka pemerintah maupun swasta," paparnya.

Ilham menjelaskan, VCT adalah bagian dari pencegahan, termasuk pengobatan bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA). "Meskipun Dinas Kesehatan sebagai instansi teknis, namun kolaborasi penting sehingga program dapat terlaksana secara simultan," imbuhnya.  

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinkes Palu, Rochmat Jasin memaparkan, salah satu penularan penyakit HIV/AIDS melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi dan tanpa menggunakan alat pengaman.

Penularan penyakit itu, tambahnya, sangat cepat sampai berdampak pada menurunnya sistem kekebalan tubuh hingga ke titik paling lemah dengan efek yang ditimbulkan merusak kesehatan dari tahap ringan hingga berat. "Sampai terparah dampaknya menyebabkan kematian kepada penderitanya," tandas Rochmat. (OL-15)
 

BERITA TERKAIT