01 December 2022, 08:25 WIB

Banjir setinggi 2 Meter dan Angin Ribut Melanda Kabupaten Pati


Akhmad Safuan | Nusantara

dok.ant
 dok.ant
 Warga melintasi jalan yang tergenang banjir di Desa Sembaturagung, Jakenan, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (15/10/2022)

BENCANA angin ribut dan banjir hingga mencapai ketinggian dua meter melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ratusan rumah terendam dan ratusan warga dievakuasi untuk diungsikan ke lokasi yang lebih aman.

Pemantauan Media Indonesia, Kamis (1/12), ratusan warga dari beberapa desa di Kabupaten Pati hingga kini masih bertahan di pengungsian, setelah banjir mulai melanda tiga kecamatan pada Rabu (30/11) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Banjir setinggi hingga dua meter diketahui melanda beberapa desa di tiga kecamatan di Pati yakni  Kecamatan Wimong,  Gabus dan Tambakromo dengan kondisi terparah di Desa Sinomwidodo (Kecamatan Tambakromo). "Akibat ketinggian banjir mencapai atap rumah, warga sampai naik ke genting sebelum datang tim evakuasi," kata Camat Tambakromo Mirza Nur Hidayat.

Banjir di Kecamatan Tambakromo ini merupakan terbesar dalam sejarah, lanjut Mirza Nur Hidayat, selain ketinggian air mencapai dua meter juga merendam beberapa desa yakni Angkatan Lor, Angkatan Kidul, Sinomwidodo, Keben, Mangunrekso, Tambakromo.

Beberapa jam sebelumnya, bencana angin ribut juga melanda enam desa yakni Sambiroto, Dororejo, Pundenrejo, Bulungan dan Tayu Wetan (Kecamatan Tayu) serta Desa Dumpi (Kecamatan Dukuhseti)  hingga mengakibatkan ratusan rumah, sekolah dan tempat mengalami kerusakan cukup parah dan beberapa diantaranya roboh.

"Akibat diterjang angin ribut ini, ada 15 rumah di Desa Dumpil mengalami kerusakan terutama bagian atap hingga ada dinding yang roboh," ungkap Kepala Polsek Dukuhseti Ajun Komisaris Sukarno.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan bencana terjadi di Kabupaten Pati ini, terjadi akibat curah hujan yang tinggi disertai angin kencang sehingga ratusan rumah terendam dan puluhan rumah rusak dan tanggul jebol sepanjang 10 meter.

"Kita langsung turunkan tim untuk mengevakuasi warga ke tempat yang tinggi dan lebih aman, sementara waktu ditampung di beberapa titik pengungsi," ujar Martinus Budi Prasetya.

Berdasarkan data semrntara banjir melanda Pati ini, lanjut Martinus Budi Prasetya, merendam 80 rumah di Desa Kayen, 25 rumah di  Desa Trimulyo, 35 rumah di Desa Srikaton, 195 rumah di Desa Sinomwidodo, 35 rumah di Desa Angkatan Lor dan 30 rumah di Desa Angkatan Kidul. (OL-13)

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Beberapa Wilayah di Kabupaten Blora

BERITA TERKAIT