30 November 2022, 19:55 WIB

Listrik Gratis Dinikmati 1.086 Keluarga Miskin di Brebes Tahun Ini


Supardji Rasban | Nusantara

MI/SUPARDJI RASBAN
 MI/SUPARDJI RASBAN
 Anggota Komisi VII DPR RI, Paramitha Widya Kusuma memeriksa rumah warga penerima bantuan pemasangan listrik gratis

SEPANJANG 2022, sebanyak 1.086 rumah warga miskin di Kabupaten Brebes,
Jawa Tengah, menerima bantuan pemasangan listrik gratis. Bantuan Pasang
Baru Listrik (BPBL) ini merupakan aspirasi dari Anggota Komisi VII DPR RI, Paramitha Widya Kusuma.

Hal itu terungkap saat Paramitha mengunjungi rumah warga miskin di
Desa/Kecamatan Banjarharjo, Rabu (30/11). Mereka yang mendapatkan BPBL
adalah warga yang belum terdaftar di PLN sebagai pengguna listrik. Kriteria utamanya adalah mereka merupakan warga tidak mampu.

"Di Brebes ini masih banyak rumah warga miskin yang belum teraliri listrik. Mereka masih menyambung listrik di tetangga. Tapi dengan adanya program dari Komisi VII, mereka bisa menggunakan listrik secara mandiri," ujar Paramitha.

Dia ingin warga miskin di Kabupaten Brebes bisa menggunakan listrik
secara mandiri. PLN juga diimbau agar tidak sering terjadi mati lampu.
Karena di desa-desa, banyak warga yang mengeluh sering terjadi mati lampu dengan durasi mencapai 8 jam.

"Penyebab mati lampu juga tidak jelas karena apa. Ini jangan sering
terjadi. Kebetulan hari ini dari Kementerian ESDM, PLN pusat turun ke
bawah, dan mudah-mudahan bisa mendengar keluhan dari masyarakat," terang legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Jawa tengah.

Seorang penerima BPBL, Sairin menuturkan sudah tiga tahun terakhir rumahnya menyambung listrik dari tetangga. Rumah dengan pemanfaatan aliran listrik yang sangat terbatas itu harus membayar iuran Rp20 ribu sebulan.

"Sekarang punya listrik mandiri, kami sangat bersyukur karena tidak
menyambung lagi," ucap Sairin.

Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN Awaluddin Hafid
menjelaskan pada 2022 ada 80 ribu warga miskin yang mendapat BPBL.
Bantuan ini sudah terealisasi 100% di 22 provinsi. Di Kabupaten
Brebes ada 1.086 rumah tangga miskin yang menerima bantuan ini.

"Tahun depan bersama Kementerian ESDM kita targetkan 83 ribu rumah tangga miskin menerima bantuan ini," terang Awaluddin.

Terkait keluhan warga sering terjadinya mati listrik, hal itu dipengaruhi salah satunya oleh faktor alam. Seperti hujan dan angin kencang, dan pepohonan yang sangat memungkinkan mengganggu jaringan listrik. Pihaknya meminta masyarakat turut membantu untuk memangkas pohon-pohon yang berpotensi menggangu jaringan listrik.

"Kami menyadari, tanpa bantuan masyarakat kami kesulitan untuk menghadapi masalah ini, " kata Awaluddin. (N-2)

BERITA TERKAIT