26 November 2022, 22:05 WIB

Hari Guru Nasional, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Tebar Bantuan Untuk Cianjur


Bayu Anggoro | Nusantara

MI/BAYU ANGGORO
 MI/BAYU ANGGORO
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Dinas Pendidikan Dedi Supandi dan para guru menggalang gotong royong untuk korban gempa Cianjur 

KEPALA Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, Hari Ulang Tahun PGRI ke-77 atau Hari Guru Nasional 2022 di Jawa Barat dimaknai dengan saling menebar kebermanfaatan. Khususnya, memberikan dukungan kepada korban bencana gempa bumi Cianjur, baik secara moril maupun materil.

Dia mengungkapkan berbeda dengan tahun sebelumnya, pada HGN 2022 ini, setiap Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat tidak hanya melaksanakan upacara. "Khusus pada 2022 ini, kami saling menebar kebermanfaatan dengan melakukan aksi sosial untuk korban gempa
Cianjur. Semua cabang dinas yang berada di luar Cianjur juga
melaksanakan upacara sekaligus memanjatkan doa bersama," ujarnya, Sabtu (26/11).

Selain itu, di setiap KCD Pendidikan Jabar juga secara sukarela
menggalang donasi untuk korban gempa Cianjur. Tidak hanya dilakukan oleh guru, banyak dari siswa dan siswi yang memiliki inisiatif untuk memberikan bantuan.

Itu terbukti dengan terus bertambahnya sumbangan yang dikirim ke Posko
Bencana Gempa Bumi yang didirikan oleh Disdik Jabar di SMK Negeri 2
Cilaku, Kabupaten Cianjur.

"Sampai hari ini terus berdatangan bantuan dari sekolah-sekolah ke posko yang sudah kita dirikan. Bahkan ada yang diserahkan langsung oleh siswa. Mereka ikut tergugah untuk membantu saudaranya yang sedang ditimpa musibah," katanya.


Bahan pokok

Terkait sumbangan yang diberikan oleh guru maupun siswa untuk korban
bencana Cianjur, menurut Dedi, paling banyak yaitu berupa bahan pokok.
Namun ada pula jenis donasi lainnya, yang memang dibutuhkan oleh
masyarakat terdampak gempa.

Tidak hanya itu, di posko juga, Dedi menambahkan, pihaknya telah
mendirikan dapur umum yang bertujuan untuk menyediakan serta menyiapkan
makanan. Sehingga nantinya dapat dibagikan kepada korban bencana.

"Karena sekarang ini terjadi bencana di Cianjur, maka daerah lainnya
dengan sukarela turut memberikan pertolongan. Semangat gotong royong
inilah yang telah ditunjukan di lingkungan pendidikan Jawa Barat,"
katanya.

Semangat gotong royong dalam menebarkan Kebermanfaatan untuk korban
gempa Cianjur juga salah satunya ditunjukan oleh SMA Negeri 1 Cipatat.
Atas inisiatif dari guru dan peserta didik sekolah ini berhasil mengumpulkan bantuan hingga mencapai satu mobil bak terbuka.

"Ini benar-benar inisiatif, tidak ada paksaan. Awalnya karena melihat di pemberitaan bencana di Cianjur ini cukup besar dan banyak korban,
sehingga kami berinisiatif mengumpulkan bantuan. Dan ternyata banyak
yang menyumbang hingga satu kolbak," ujar Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cipatat Neneng Titin Suryati.

Sumbangan juga terkumpul dari sejumlah sekolah yang berada di Kota dan
Kabupaten Tasikmalaya atau di lingkungan KCD XII.

"Dari sekolah Tasikmalaya kita kirimkan bantuan satu mobil bus.
Mudah-mudahan akan bermanfaat," ujar Kepala KCD XII Abur Mustikawato.


Tugu Pancasila

 

Selain menyerukan gotong royong untuk korban gempa Cianjur, Disdik Jabar pun melaksanakan sejumlah rangkaian acara pada Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-77 atau Hari Guru Nasional (HGN) 2022 .

Kegiatan pertama diawali dengan peresmian Tugu Sekolah Model Pelajar
Pancasila Jabar Masagi di SMA Negeri 25 Bandung, Kamis (24/11).

Kegiatan Bertajuk Niti Bukti Sakola Masagi dari Jawa Barat untuk Indonesia ini dihadiri sekitar 1.500 peserta didik tingkat SMA/SMK/SLB dari 16 sekolah di Jabar.

Setelah itu, mereka juga melaksanakan kegiatan Forum Pelajar Jabar Juara di Pendulum Nusantara Hall, Kabupaten Bogor, Jumat (25/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I-XIII. Tak kurang dari 2.500 siswa hadir dari seluruh kabupaten/kota di Jabar.

Kemudian, HGN 2022 di Jabar ditutup dengan Jalan Sehat dengan tajuk
"Guru Bangkit, Pulihkan Pendidikan: Indonesia Kuat, Indonesia Maju, di Plaza Mekarsari Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (26/11). (N-2)

BERITA TERKAIT