21 November 2022, 19:37 WIB

Cuaca Ekstrem, Harga Bapok Di Bangka Belitung Melonjak


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi

HARGA sejumlah bahan kebutuhan pokok (Bapok) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengalami lonjakan seiring cuaca ekstrem saat ini.

Kabid Pengendalian Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Babel, Fadjri Djagahitam mengatakan kenaikan harga ini dominan karena faktor cuaca. Ia menyebutkan bapok yang mengalami kenaikan adalah semua jenis beras premium dari Rp.12 ribu perkilo menjadi Rp.12.100 perkilo atau ada kenaikan Rp.100 hingga Rp.200 per kilo.

Kemudian, lanjutnya untuk minyak goreng saat ini naik rata-rata Rp2 ribu per liter. "Minyak goreng kemasan biasa di jual Rp.18 ribu jadi Rp20 ribu perliter," kata Fadjri. Senin (21/11).

Selain itu, untuk cabai merah keriting juga mengalami kenaikan Rp7 ribu dari Rp33 ribu menjadi Rp.40 ribu per kilo. "Kalau untuk cabai rawit rata rata naik Rp10 ribu dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilo," ujarnya.

Menurutnya kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yakni Rp38 ribu per kilo dari harga sebelumnya Rp30 ribu per kilo.

Ia mengaku ketergantungan Babel terhadap bahan-bahan pokok dari luar daerah tinggi sekali. Sehingga sangat berpengaruh dengan harga terlebih saat cuaca ekstrem seperti sekarang ini.

"Cuaca ekstrem, mungkin banyak petani di lurlar daerah kita gagal panen. Makanya berpengaruh terhadap harga di daerah kita, karena stok kita terbatas," ucap dia. (OL-15).

BERITA TERKAIT