01 October 2022, 20:38 WIB

Lamongan Optimis Siap Terapkan Kurikulum Merdeka


M Yakub | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi 

PEMKAB Lamongan, Jawa Timur, optimistis bisa menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah. Hal ini dapat terlihat dari antusiasme insan pendidikan dalam memamerkan berbagai produk hasil strategi pembelajaran berbasis proyek termasuk soft skill dan karakter pelajar Pancasila.

Kurikulum Merdeka yang sebelumnya dikenal sebagai kurikulum prototipe untuk sekolah penggerak, pada tahun ajaran 2022/2023 mulai diberlakukan di jenjang TK hingga SMA. Untuk saat ini, sekolah dapat mulai mengimplementasikan kurikulum ini secara bertahap sesuai dengan kesiapannya.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan sekolah-sekolah di Lamongan sudah mengalami perkembangan dan kemajuan, serta mampu dan siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. "Ini sebenarnya adalah menumbuhkan esensi dari merdeka belajar. Mengenalkan anak didik pada wirausaha dan mempunyai sense of business, yang nanti tidak hanya menghafal buku-buku saja tetapi juga mempunyai skill yang bisa sejalan dengan keinginan, bakat, dan kemampuannya," katanya saat meninjau pameran pendidikan di  Sport Center Lamongan (SCL).

Dia juga menjelaskan, berbagai produk bentuk implementasi materi yang telah dipelajari melalui proyek maupun studi kasus. Antara lain, olahan makanan, tas rajut, hasil jahitan, alat rakitan sebagai bentuk inovasi teknologi, ketrampilan astronomi, tanggap bencana, literasi digital, dan masih banyak yang lainnya.

Seperti SMAN 1 Lamongan, yang memamerkan inovasi teknologi berupa mesin penetas telur yang terintegrasi dengan sistem android. Dengan demikian, temperatur, kelembaban, sirkulasi udarauntuk menciptakan kondisi ideal pengganti pengeraman induk unggas ini dapat diatur dan dipantau melalui aplikasi dalam Android. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT