26 September 2022, 22:10 WIB

Korban Terseret Arus di Pantai Batu Tampih Ditemukan Meninggal


Ruta Suryana | Nusantara

Medcom
 Medcom
Ilustrasi

TIM SAR akhirnya menemukan satu korban terseret arus di Pantai Batu Tampih, Tabanan, Bali, Senin (26/9). Korban Riski, 23, yang hilang terseret arus laut sejak Minggu (25/6) ditemukan dalam kondisi tewas di bagian muara Pantai Kelating.

Tim yang semula memusatkan pencarian di seputaran lokasi korban terseret arus, segera bergerak ke pantai Kelating untuk melaksanakan  evakuasi jasad warga Desa Jeris, Situbondo, Jawa Timur tersebut.

Kepala Seksi Operasi SAR, Anak Agung Alit Supartana mengatakan bahwa posisi penemuannya berada kurang lebih 3 kilometer arah barat LKM (koordinat 8° 34.879'S-115° 3.479'T).

"Setelah kami melakukan pengecekan bahwa memang benar korban atau target yang kita cari yang terdampar ini setelah dicek keluarga atau teman korban," ungkap Alit Supartana. Selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Tabanan menggunakan Ambulance Bhuana Bali Rescue.

Hari kedua pencarian korban, (Senin (26/9) Tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pagi dengan menggunakan 2 unit rubber boat dan jukung nelayan yang sejauh 0,59 mil dari bibir pantai Batu Tampih dengan luas area 6 Nm. Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polair Polres Tabanan, Babinsa Desa Sudimara, BPBD Tabanan, Bhuana Bali Rescue, Potensi SAR Radio 115, Kelompok Nelayan Batu Tampih dan Kelating, rekan korban dan masyarakat setempat. (OL-15)
 

BERITA TERKAIT