17 September 2022, 12:35 WIB

Bupati Sikka Kritisi Harga Tiket Pesawat Sangat Mahal


Gabriel Langga | Nusantara

MI/Moat Angga
 MI/Moat Angga
Forkopimda Kabupaten Sikka memperingati Hari Perhubungan Nasional 2022, Sabtu (17/9/2022)

BUPATI Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyebut biaya transportasi udara di Indonesia sangat mahal. Pada situasi sulit ini juga, negara belum hadir secara prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya.

"Biaya transportasi udara sangat mahal saat ini. Ini negara kesatuan. Biaya transportasi udara tidak merata. Biaya tiket pesawat ke daerah kita ini sangat mahal berapa kali lipat," ucap Robby Idong sapaan Bupati Sikka saat menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati hari perhubungan nasional tahun 2022 yang berlangsung, Sabtu (17/9) di halaman Kantor Bandar Udara Frans Seda Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Robby Idong menuturkan transportasi udara dikuasai oleh sektor swasta tetapi sayangnya peran negara tidak ada. Menurut dia, peranan transportasi saat ini sangat penting karena satu komponen industri yang terpenting dalam rangka mendistribusikan semua produk dihasilkan oleh masyarakat mulai dari UKM mikro hingga nilai ekonomi yang tinggi.

"Kita  bakal bersurat bersama dengan kepala daerah yang ada di wilayah NTT untuk memberikan dukungan kepada BUMN. Karena transportasi udara saat ini dikuasai BUMN," papar dia

Peranan transportasi udara, laut dan darat, jelas Robby Idong, memiliki peranan penting memajukan ekonomi masyarakat. "Semua negara maju karena sistem transportasinya baik. Bagaimana rakyat kita mau memproduksi berbagai macam produk tetapi pendistribusian itu sangat jelek dan sangat mahal. Nah ini, tandanya kita menyengsarakan rakyat kita," ucap Robby Idong.

Untuk itu, kata Bupati Robby, dengan kebangkitan hari perhubungan nasional ini kita semua harus berkolaborasi dengan membangun kebersamaan menuju kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Sikka Robby Idong juga membacakan sambutan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menhub mengatakan di tengah masa pemulihan ekonomi, sektor transportasi memberikan kontribusi yang berarti bagi Indonesia. Namun, di tengah pencapaian itu, ia pun  mengingatkan masih banyak tugas lainnya yang harus ditingkatkan.

"Masih banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan keselamatan transportasi, perlu lebih agresif lagi untuk menciptakan integrasi moda di seluruh Indonesia dan juga tantangan-tantangan lainnya. Tantangan ini tidak bisa kita hadapi tanpa kolaborasi tanpa sinergi antara kita, pemangku kepentingan di sektor transportasi," kata Menhub yang disampaikan Bupati Robby. (OL-13)

Baca Juga: Menteri Hadi Minta Warga Gili Trawangan Gunakan HGB Tingkatkan Ekonomi

 

BERITA TERKAIT