10 September 2022, 12:07 WIB

Enam Orang Tewas dalam Kecelakaan di Simpang Kertek Wonosobo


Tosiani | Nusantara

Antara/Anis Efizudin.
 Antara/Anis Efizudin.
Polisi membersihkan puing-puing mobil pikap yang ringsek di lokasi kecelakaan maut jalan raya Parakan-Wonosobo Kertek, Wonosobo, Jateng.

SEDIKITNYA enam orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Simpang Empat Pasar Kertek Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (10/9) dini hari. Kecelakaan tersebut juga menyebabkan seorang mengalami luka berat dan seorang lain luka ringan.

"Kami menerjunkan enam personel untuk membantu evakuasi korban kecelakaan dan pascakejadian untuk penyemprotan jalan akibat tercecernya solar," tutur Kepala Pelaksana Harian (Plh) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Bambang Triyono, Sabtu. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi Sabtu (10/9) pukul 02.00 WIB di Jalan Wonosobo-Parakan turut Simpang Empat Pasar Kertek Kelurahan/Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo. 

Lima kendaraan terlibat dalam kecelakaan itu. Kendaraan itu ialah Mercedes Benz bus pariwisata medium dengan nomor polisi N 7944 US, Mitsubishi L300 pikap hitam dengan nomor AA 8948 YF, Mitsubishi L300 pikap, Toyota Kijang Innova, dan Nissan Livina.

Kecelakaan bermula saat bus pariwisata yang dikemudikan Hardhiyatna Adhita, warga Probolinggo, dan berpenumpang kurang lebih 39 orang melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Menjelang lokasi kejadian ketika melewati jalan beraspal lurus, menurun, dua jalur, cuaca cerah, malam hari, arus lalu lintas sedang, diduga rem tidak berfungsi sehingga laju bus tidak terkendali.

"Kemudian bus tersebut membentur pikap AA 8948 YF dikemudikan Untung, warga Wonosobo, yang melaju searah di depannya. Bus masih melaju hingga 2 kilometer dan membentur Innova. Bus terus melaju membentur Tugu dan pikap lain," katanya.

Kerugian materiil akibat kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp50 juta. Sedangkan identitas para korban masih dalam pendataan. (OL-14)

BERITA TERKAIT