30 August 2022, 21:58 WIB

BKSDA Aceh Evakuasi Orangutan Diselamatkan Warga


mediaindonesia.com | Nusantara

ANTARA/Syifa Yulinnas
 ANTARA/Syifa Yulinnas
Seekor anak Orangutan Sumatra (Pongo Abelii) liar di Stasiun Penelitian Soraya, Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), Kota Subulussalam, Aceh.  

BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor 12 KSDA Aceh Utara mengevakuasi seekor atau satu individu orangutan sumatra (Pongo abelii) yang diselamatkan warga.

Kepala Resor 12 KSDA Aceh Utara Nurdin di Aceh Utara, Selasa (30/8), mengatakan orangutan yang dievakuasi tersebut berusia 12 bulan dan berjenis kelamin betina.

"Evakuasi dilakukan dari seorang warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara bernama Muhammad Yahya pada hari ini. Evakuasi bekerja sama dengan Orangutan Information Centre atau OIC," kata Nurdin.

Nurdin mengatakan keberadaan orangutan tersebut di tangan warga dari informasi media sosial YouTube. Dari informasi tersebut, pihaknya menelusurinya.

"Setelah menelusurinya, diketahui orangutan tersebut dirawat seorang warga bernama Muhammad Yahya. Akhirnya, kami bersama OIC menjumpai yang bersangkutan. Dan beliau dengan suka rela menyerahkan orangutan tersebut untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitatnya," kata Nurdin.


Baca juga: Festival Layang-Layang NasDem Digelar Meriah di Tasikmalaya


Nurdin mengatakan orangutan merupakan satwa dilindungi. Bagi siapa saja yang memelihara atau menemukannya agar segera menyerahkannya ke BKSDA.

Sementara itu, Muhammad Yahya mengatakan dirinya menemukan orangutan tersebut di kawasan hutan di Aceh Utara dalam keadaan tidak ada induk. Saat itu, orangutan tersebut terancam dari gangguan anjing.

"Ketika ditemukan, orangutan tersebut terdapat bekas luka di bahu kiri. Akhirnya, saya membawa pulang dan merawatnya serta menyembuhkan lukanya dengan pengobatan tradisional," kata Yahya.

Ia mengaku orangutan yang dibawa pulang dan dirawatnya tersebut merupakan satwa dilindungi. Setelah mengetahuinya, orangutan tersebut diserahkan kepada BKSDA.

"Saya merawat orangutan tersebut selama dua bulan. Setelah saya tahu orangutan merupakan satwa dilindungi, maka saya dengan suka rela menyerahkannya ke BKSDA," kata Yahya. (Ant/OL-16)

BERITA TERKAIT