29 August 2022, 13:47 WIB

Dalam Pengadilan, Korban Doni Salmanan Mengaku Nyaris Bunuh Diri


Naviandri | Nusantara

MI/Depi Gunawan.
 MI/Depi Gunawan.
Rumah yang sekaligus dijadikan kantor YouTuber Doni Salmanan di kawasan elit Kota Baru Parahyangan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

M Tauzan menjadi korban trading platform Quotex yang dijalankan Doni Salmanan. Merugi puluhan juta rupiah, mahasiswa Cirebon ini mengaku nekat berencana mengakhiri hidup. 

Cerita Tauzan diungkapkan saat dihadirkan sebagai saksi dalam lanjutan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, Senin (29/8). Dia dihadirkan jaksa sebagai saksi.

Dalam pengakuannya, Tauzan menyebut dirinya mengikuti dunia trading Doni Salmanan sejak Maret 2021 hingga Februari 2022. Dari hasil akumulasi, total Tauzan sudah mendepositokan uangnya sebesar Rp30 juta. "Awalnya Rp200 ribu deposit, diakumulasikan kerugian sampai Rp30 juta. Sempat menarik, tetapi tetap saja habis, dipakai lagi buat trading," ucap Tauzan dalam persidangan.

Dia mengaku sempat menyesali telah bermain trading. Bahkan ia sampai ada di titik ingin mengakhiri hidupnya. "Saya hampir bunuh diri, bahkan kayak phobia lihat trading," katanya.

Dia mengaku mengenal dunia trading dari YouTube Doni Salmanan. Tauzan lanstas ikut mencoba dengan langsung masuk melalui link yang diberikan Doni Salmanan dalam YouTubenya. "Doni Salmanan enggak ada hubungan, cuma hubungannya sama Quotex. Namun yang saya pahami Quotex itu trading. Saya tahunya dari YouTube Doni," jelasnya.

Di hadapan majelis hakim dan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Bale Bandung, Tauzan juga mengungkapkan dirinya mengidolai Doni Salmanan. Gaya pamer harta Doni Salmanan di media sosial memantik dia untuk ikut menyelam di dunia trading. Pihaknya menjelaskan sosok Doni Salmanan memberikan contoh bahwa bisa mendapatkan uang meski hanya berada di rumah. Karena itu, ia lebih memilih belajar trading dari pada kuliah. "Tugas dari dosen juga saya abaikan untuk belajar trading," tambahnya.

Tauzan mengungkapkan Doni Salmanan merupakan sosok panutan dalam dunia trading. Makanya dirinya menganalogikan Doni Salmanan layaknya seorang nabi. "Di agama saya, harus mengikuti nabinya. Nah semua yang dilakukan Doni Salmanan saya ikuti, karena dia punya segalanya," terang pria yang juga mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon jurusan Akidah Filsafat tersebut. (OL-14)

BERITA TERKAIT