16 August 2022, 10:56 WIB

Basarnas Lanjutkan Pencarian Siswa SMK Semarang yang Terseret Ombak


Agus Utantoro | Nusantara

MI/Mitha Meinansi
 MI/Mitha Meinansi
Ilustrasi: Basarnas melanjutkan pencarian korban siswa SMK Kartini, Semarang yang terseret ombak di pantai Parangtritis, DIY, Selasa (16/8)

TIM rescue Basarnas Yogyakarta bersama Direktorat Polair Polda DIY, SAR Linmas Pantai Parangtritis dan potensi SAR lainnya, hari Selasa pagi melanjutkan upaya pencarian seorang siswa SMK Ibu Kartini Semarang yang terseret arus Pantai Parangkusumo - Parangtritis.

Korban, kata Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, Kamal Riswandi, Selasa, berwisata ke Pantai Parangtritis bersama rombongan yang keseluruhannya sembilan bus.

Meski selalu diperingatkan agar tidak bermain air, namun korban berinisial CP, warga Panularsih, Semarang bersama seorang temannya berinisial GR tetap bermain air hingga tiba-tiba terjadi ombak besar dan keduanya terseret. Namun, GR berhasil menyelamatkan diri.

Kamal Riswandi mengatakan, pencarian pada hari kedua personel dibagi menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit). SRU 1 ujarnya, akan melaksanakan penyisiran dengan perahu jukung milik SAR Linmas Parangtritis dengan Radius 1 NM(Nautical Mile), SRU 2 melakukan penyisiran menggunakan jetsky SAR Linmas Parangtritis dengan radius 1NM (Nautical Mile).

Namun pengoperasian baik yang menggunakan perahu jukung maupun jetsky akan memperhatikan cuaca dan kondisi perairan. "SRU 3 melakukan pencarian visual melalui jalur darat dipesisir pantai dengan menggunakan beach patrol Basarnas," katanya.

Ia menambahkan penyisiran ini dilakukan pada jarak 1 kilometer ke arah timur dan 1 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian. (OL-13)

Baca Juga: Empat Kabupaten di Maluku Utara Diprediksi Mengalami Cuaca Buruk

BERITA TERKAIT