13 August 2022, 10:46 WIB

Pedagang Pasar Beringharjo Gunakan QRIS


Ardi Teristi H | Nusantara

ANTARA FOTO/Muhammad Bagus K
 ANTARA FOTO/Muhammad Bagus K
Ilustrasi: Warga melakukan pembayaran digital melalui QRIS di Pasar Tradisional Rangkasbitung

PENGGUNAAN QRIS kembali ditingkatkan di wilayah pasar tradisional, hal ini dilakukan dengan gelaran Bank Mandiri Livin Pasar sehingga bisa mempercepat digitalisasi transaksi di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan program ini diharapkan ikut mampu memperluas akseptasi pembayaran digital, salah satunya lewat penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) Livin Usaha untuk pedagang. Program ini nantinya akan direplikasi di sebagian besar pasar rakyat.

"Melalui sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Regulator, dukungan digitalisasi pasar ini memberikan dampak berupa peningkatan kegiatan transaksi nontunai ke depan, termasuk mendorong pelaku UMKM agar naik kelas," kata Alexandra.

Bank Mandiri mencatat, hingga akhir Juli 2022, transaksi merchant QRIS Bank Mandiri telah mencapai lebih dari 8 juta, dengan volume transaksi menembus Rp900 miliar. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 400% secara year on year (YoY).

Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk mewujudkan aspirasi perusahaan menjadi Urban Lokomotif lewat beragam program dukungan pertumbuhan ekonomi kerakyatan di wilayah perkotaan, sekaligus menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat serta mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.

Salah satu implementasi komitmen tersebut adalah Program Livin Urban yang fokus menyejahterakan masyarakat melalui berbagai inisiatif. Mulai dari program digitalisasi pasar bertajuk Livin Pasar, lalu Livin Warung, Livin Kampoeng Usaha dan Kampoeng Sehat hingga Livin Society yang memberikan dampak sosial yang positif.

Bank Mandiri menggarap pasar sebagai salah satu ekosistem yang terintegrasi, mulai dari supplier, distributor, logistik, penjual, maupun pembeli agar mendapatkan solusi perbankan. Bank berlogo pita emas ini juga mengadakan program Bonus i-kupon Indomaret Rp50.000 pakai QR Livin di Pasar Beringharjo. Promo yang diadakan mulai dari 10 - 14 Agustus 2022 ini diharapkan turut mendorong minat transaksi masyarakat menggunakan chanel pembayaran QR di Super App Livin by Mandiri.

Dengan adanya digitalisasi pasar ini, transaksi nontunai dapat meningkat sehingga dapat secara langsung mempermudah kebutuhan pembayaran masyarakat dan tentunya turut mendorong tingkat inklusi keuangan di Indonesia. Ditambah lagi, Livin Pasar Bank Mandiri akan memperluas penggunaan QRIS sebagai salah satu sarana pembayaran nontunai di masyarakat.

"Dengan adanya program Livin Urban, kami berharap dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, dan menjadikan Bank Mandiri sebagai Urban Lokomotif untuk kemajuan Indonesia," tuturnya.

Baca juga: Tren QRIS Meningkat, Masyarakat Antusias dengan Inovasi BNI

Dalam kegiatan tersebut, Bank Mandiri juga memberikan beragam bantuan kepada masyarakat, sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), salah satunya lewat program pasar murah untuk membantu buruh dan pegawai lapak pasar Beringharjo.

Buruh serta pegawai pasar dapat menebus paket sembako senilai Rp100 ribu dengan Rp10.000 per orang. Seluruh hasil pendapatan dari penjualan tersebut akan dihibahkan kembali untuk rumah ibadah di kawasan Pasar Beringharjo.

Bank Mandiri juga membantu perbaikan dan revitalisasi sarana prasarana pasar, yang berupa perbaikan kios daging, papan penunjuk arah (sign system), serta membangun akses khusus untuk masyarakat renta (ibu hamil, difabel dan lansia).

"Tidak cuma itu, melalui program Sepatu Harapan Bangsa, Bank Mandiri juga membagikan 355 pasang sepatu sekolah kepada anak dan cucu dari para pegawai lapak dan buruh pasar," pungkas Alexandra.(OL-5)

BERITA TERKAIT